Kawasan jembatan Tegaldowo di desa Bantul akan disulap menjadi taman wisata
Sabtu, 15 Februari 2020 13:24 WIB
Taman Wisata Puspa Gading di sekitar Jembatan gantung Tegaldowo Desa Bantul, Bantul DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)
Bantul (ANTARA) - Masyarakat Kampung Tegaldowo bersama Pemerintah Desa Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan taman wisata dengan memanfaatkan suasana perdesaan di sekitar Jembatan Tegaldowo untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
Lurah Desa Bantul Supriyadi di Bantul, Sabtu, mengatakan, setelah selesai pembangunan kembali jembatan gantung Tegaldowo sebagai akses penghubung antarkecamatan yaitu Kecamatan Bantul dan Pajangan pada akhir 2019 tersebut semakin hari semakin banyak masyarakat yang datang untuk sekadar berfoto.
"Berawal dari hal tersebut masyarakat Kampung Tegaldowo berinisiatif menyulap lahan kosong di pinggir sungai dan lahan persawahan sekitarnya untuk dijadikan taman wisata, dengan harapan akan menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di Bantul," katanya.
Menurut dia, jembatan gantung Tegaldowo di Desa Bantul yang sebelumnya dikenal jembatan gantung Nawacita tersebut dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). infrastruktur itu dibangun dengan konstruksi lebih kuat karena merupakan akses vital bagi masyarakat Bantul.
Dia menjelaskan, taman wisata bermain yang diberi nama Taman Puspa Gading di pinggir Sungai Bedog sekitar jembatan Tegaldowo yang juga menjadi penghubung obyek wisata Goa Selarong dengan Kota Bantul tersebut kekinian setiap hari libur dan sore hari selalu ramai pengunjung.
"Apalagi pada saat liburan sekolah, pengunjung sangat banyak, terkadang taman ini sampai penuh, namun kalau pada hari libur biasa pengunjung sekitar 400 hingga 500 orang, baik anak-anak, orang tua maupun remaja," katanya.
Sementara itu Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tegaldowo Manunggal Sugiran mengatakan, pembangunan taman wisata di sekitar jembatan ini merupakan swadaya masyarakat yang tergabung dalam pokdarwis Tegaldowo Manunggal, dan ke depan akan terus dikembangkan baik fasilitas maupun perluasan taman.
"Taman saat ini baru seperlima dari target yang akan kami bangun. Kami berharap taman ini nantinya menjadi taman wisata untuk edukasi di bidang pertanian, perikanan dan lainnya bagi anak-anak sekolah dan bagi umum," kata Sugiran. Jalan menuju taman wisata sekitar Jembatan gantung Tegaldowo Desa Bantul, Bantul DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)
Dia mengatakan, taman wisata dibangun di atas lahan persawahan anggota pokdarwis, saat ini telah dilengkapi dengan kolam renang, kolam terapi ikan, gazebo, kendaraan ATV , tempat parkir memadai dan warung-warung kuliner, kemudian ada pendopo pertemuan yang dibangun di atas tanah kas desa.
Dia mengatakan, saat ini, pengunjung yang masuk taman wisata Tegaldowo belum dikenakan tarif retribusi, melainkan hanya dikenakan biaya parkir kendaraan bermotor, namun untuk menikmati wahana kolam renang, terapi ikan dan kendaraan ATV dikenakan tarif tersendiri.
Lurah Desa Bantul Supriyadi di Bantul, Sabtu, mengatakan, setelah selesai pembangunan kembali jembatan gantung Tegaldowo sebagai akses penghubung antarkecamatan yaitu Kecamatan Bantul dan Pajangan pada akhir 2019 tersebut semakin hari semakin banyak masyarakat yang datang untuk sekadar berfoto.
"Berawal dari hal tersebut masyarakat Kampung Tegaldowo berinisiatif menyulap lahan kosong di pinggir sungai dan lahan persawahan sekitarnya untuk dijadikan taman wisata, dengan harapan akan menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di Bantul," katanya.
Menurut dia, jembatan gantung Tegaldowo di Desa Bantul yang sebelumnya dikenal jembatan gantung Nawacita tersebut dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). infrastruktur itu dibangun dengan konstruksi lebih kuat karena merupakan akses vital bagi masyarakat Bantul.
Dia menjelaskan, taman wisata bermain yang diberi nama Taman Puspa Gading di pinggir Sungai Bedog sekitar jembatan Tegaldowo yang juga menjadi penghubung obyek wisata Goa Selarong dengan Kota Bantul tersebut kekinian setiap hari libur dan sore hari selalu ramai pengunjung.
"Apalagi pada saat liburan sekolah, pengunjung sangat banyak, terkadang taman ini sampai penuh, namun kalau pada hari libur biasa pengunjung sekitar 400 hingga 500 orang, baik anak-anak, orang tua maupun remaja," katanya.
Sementara itu Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tegaldowo Manunggal Sugiran mengatakan, pembangunan taman wisata di sekitar jembatan ini merupakan swadaya masyarakat yang tergabung dalam pokdarwis Tegaldowo Manunggal, dan ke depan akan terus dikembangkan baik fasilitas maupun perluasan taman.
"Taman saat ini baru seperlima dari target yang akan kami bangun. Kami berharap taman ini nantinya menjadi taman wisata untuk edukasi di bidang pertanian, perikanan dan lainnya bagi anak-anak sekolah dan bagi umum," kata Sugiran. Jalan menuju taman wisata sekitar Jembatan gantung Tegaldowo Desa Bantul, Bantul DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)
Dia mengatakan, taman wisata dibangun di atas lahan persawahan anggota pokdarwis, saat ini telah dilengkapi dengan kolam renang, kolam terapi ikan, gazebo, kendaraan ATV , tempat parkir memadai dan warung-warung kuliner, kemudian ada pendopo pertemuan yang dibangun di atas tanah kas desa.
Dia mengatakan, saat ini, pengunjung yang masuk taman wisata Tegaldowo belum dikenakan tarif retribusi, melainkan hanya dikenakan biaya parkir kendaraan bermotor, namun untuk menikmati wahana kolam renang, terapi ikan dan kendaraan ATV dikenakan tarif tersendiri.
Pewarta : Hery Sidik
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo lega pembangunan 218 jembatan selesai, anak-anak tak lagi dalam bahaya
10 March 2026 4:56 WIB
Bupati Lamtim berterima kasih kepada Presiden atas pembangunan Jembatan Way Bungur
05 February 2026 23:42 WIB
Pemprov Lampung janjikan pembangunan Jembatan Kali Pasir di Lampung Timur
02 February 2026 15:23 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022