Mantan pramugari Garuda Indonesia Cyndyana Lorens diperiksa polisi
Senin, 27 Januari 2020 20:39 WIB
Mantan pramugari Garuda Indonesia, Cyndyana Lorens (tengah) penuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Senin (27/1/2020). ANTARA/Fianda Rassat
Jakarta (ANTARA) - Mantan pramugari Garuda Indonesia, Cyndyana Lorens, Senin diperiksa sebagai saksi terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dibuat oleh pramugari Garuda Indonesia Siwi Widi Purwanti terhadap akun Twitter @digeeembok.
Cyndyana diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sejak pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Machi Ahmad.
"Hari ini kami tim kuasa hukum datang bersama klien kami untuk menjalani klarifikasi dan adanya permintaan untuk diundang oleh Ditkrimsus," kata Machi di Polda Metro Jaya, Senin.
Machi menjelaskan kedatangan kliennya ke Polda Metro Jaya adalah untuk memberikan keterangan dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait laporan Siwi terhadap akun Twitter @digeeembok.
Machi mengatakan, kliennya diperiksa karena namanya juga ikut disebut dalam akun @digeeembok yang menggulirkan isu soal pramugari yang menjadi simpanan para petinggi maskapai Garuda Indonesia.
"Klien kami ini namanya disebut oleh akun Twitter tersebut. hari ini kami memberikan klarifikasi kepada penyidik sesuai kapasitasnya," kata Machi.
Dalam kesempatan yang sama, Cyndyana mengaku dicecar 43 pertanyaan terkait profesinya sebagai pramugari Garuda Indonesia.
"43 pertanyaan seputar pekerjaan seperti gaji berapa, berapa jam terbang setiap bulan," kata Cyndyana.
Dia mengaku dirinya merasa dirugikan karena namanya juga ikut disebut-sebut dalam cuitan akun @digeeembok tersebut.
"Saya juga merasa dirugikan karena akun ini sifatnya anonim. Saya juga cari tahu hukum-hukumnya seperti apa kalau saya juga melaporkan dan itu akan memakan waktu yang lama. Jadi saya memutuskan untuk tidak menghabiskan waktu aja sih," ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan hari ini Polda Metro Jaya dijadwalkan akan memeriksa dua orang pramugari Garuda Indonesia. Satu orang sudah mengonfirmasi kehadiran, sedangkan satu orang lagi meminta penjadwalan ulang.
"Hari ini penjadwalan dua saksi lagi rekan dari Siwi, pramugari. Rencana jam 12.00 WIB, yang satu sudah mengiyakan tapi yang satu minta dijadwalkan kembali karena ada jadwal penerbangan ke Makassar," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin.
Yusri mengatakan keduanya akan dimintai keterangan terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dibuat Siwi terhadap akun Twitter @digeeembok.
Cyndyana diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sejak pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Machi Ahmad.
"Hari ini kami tim kuasa hukum datang bersama klien kami untuk menjalani klarifikasi dan adanya permintaan untuk diundang oleh Ditkrimsus," kata Machi di Polda Metro Jaya, Senin.
Machi menjelaskan kedatangan kliennya ke Polda Metro Jaya adalah untuk memberikan keterangan dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait laporan Siwi terhadap akun Twitter @digeeembok.
Machi mengatakan, kliennya diperiksa karena namanya juga ikut disebut dalam akun @digeeembok yang menggulirkan isu soal pramugari yang menjadi simpanan para petinggi maskapai Garuda Indonesia.
"Klien kami ini namanya disebut oleh akun Twitter tersebut. hari ini kami memberikan klarifikasi kepada penyidik sesuai kapasitasnya," kata Machi.
Dalam kesempatan yang sama, Cyndyana mengaku dicecar 43 pertanyaan terkait profesinya sebagai pramugari Garuda Indonesia.
"43 pertanyaan seputar pekerjaan seperti gaji berapa, berapa jam terbang setiap bulan," kata Cyndyana.
Dia mengaku dirinya merasa dirugikan karena namanya juga ikut disebut-sebut dalam cuitan akun @digeeembok tersebut.
"Saya juga merasa dirugikan karena akun ini sifatnya anonim. Saya juga cari tahu hukum-hukumnya seperti apa kalau saya juga melaporkan dan itu akan memakan waktu yang lama. Jadi saya memutuskan untuk tidak menghabiskan waktu aja sih," ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan hari ini Polda Metro Jaya dijadwalkan akan memeriksa dua orang pramugari Garuda Indonesia. Satu orang sudah mengonfirmasi kehadiran, sedangkan satu orang lagi meminta penjadwalan ulang.
"Hari ini penjadwalan dua saksi lagi rekan dari Siwi, pramugari. Rencana jam 12.00 WIB, yang satu sudah mengiyakan tapi yang satu minta dijadwalkan kembali karena ada jadwal penerbangan ke Makassar," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin.
Yusri mengatakan keduanya akan dimintai keterangan terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dibuat Siwi terhadap akun Twitter @digeeembok.
Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gagalkan penyelundupan narkoba, dua Srikandi Lapas Metro terima penghargaan
22 January 2026 19:40 WIB
Gagalkan penyelundupan narkoba, petugas Lapas Metro terima penghargaan khusus
21 January 2026 17:46 WIB
Petugas Lapas Metro gagalkan penyelundupan narkotika yang dibawa keluarga narapidana
20 January 2026 17:16 WIB
Perokris PLN Lampung gelar ibadah dan bakti sosial di Wisma Kasih Sejati Metro
13 January 2026 19:10 WIB
Y-Dash, layanan mentoring wirausaha Disporapar Metro untuk tekan pengangguran
18 December 2025 19:06 WIB
Melalui program Kompak, Satpol PP Metro perkuat peran masyarakat tanggulangi kebakaran
18 December 2025 18:35 WIB
Ramp cek di Terminal Mulyojati Metro Lampung, 8 kendaraan tak layak jalan
16 December 2025 16:52 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Gubernur DKI Jakarta sampaikan duka cita pada pengendara mobil yang tewas saat macet
23 January 2026 11:36 WIB