Festival Selatpanjang digandrungi wisatawan Malaysia dan Thailand
Minggu, 26 Januari 2020 11:13 WIB
Festival Perang Air di Kota Selatpanjang. (ANTARA FOTO/FB Anggoro) (ANTARA FOTO/FB Anggoro/)
Pekanbaru (ANTARA) - Perang Air merupakan tradisi masyarakat di Selatpanjang, terutama warga keturunan Tionghoa, setiap perayaan tahun baru Imlek. Tradisi yang juga disebut "Cian Cui" ini yakni warga saling menyiram air pada sore hari di waktu yang ditentukan, dan berlangsung sepekan sejak Imlek.
Pemerintah daerah mengemas tradisi ini menjadi Festival Perang Air sebagai destinasi wisata budaya, dan tiap tahun menyedot puluhan ribu wisatawan. Setiap perayaan Imlek juga menjadi ajang silaturahmi, karena warga Selatpanjang yang merantau hingga ke luar negeri, pulang ke kampung halamannya.
Festival perang air di Kota Selatpanjang bahkan telah menjadi daya tarik bagi wisatawan mencanegara, terutama dari Thailand dan Malaysia, untuk mengunjungi Provinsi Riau saat perayaan Imlek.
"Rombongan wisatawan mancanegara dari Thailand dan Malaysia itu tiba di Bandara SSK II Pekanbaru pada Sabtu (25/1) kemarin," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Riau, Raja Yoserizal di Pekanbaru, Minggu.
Yoserizal mengatakan di antara wisatawan mancanegara yang datang juga ada rombongan VITO (Visit Indonesia Tourism Officer) Thailand dan Malaysia yang dibentuk oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada 2019.
"Mereka datang demi membantu promosi dan marketing pariwisata di Riau," katanya.
Selain itu, katanya, ada juga tamu yang tiba dari Jakarta yakni Miss Tourism Internasional 2018-2019, Astari Indah Vernideani dan Miss Cosmo World 2018, Delvia Wirajaya. Kedatangan para duta pariwisata ini akan mengunjungi destinasi wisata di Riau.
"Sebelum mengikuti kegiatan Perang Air rombongan akan mengunjungi Pekanbaru Heritage Walk, kemudian menuju Kabupaten Bengkalis guna melihat atraksi tari Zapin, rumah tenun dan Pantai Selat Baru," katanya.
Selain menikmati perang air, lanjutnya, rombongan tersebut juga akan mengunjungi hutan mangrove di Desa Bokor Kepulauan Meranti.
Ia mengatakan pada Festival Perang Air tahun 2020, Dinas Pariwisata Riau memberikan dukungan untuk meramaikan acara dengan menghadirkan artis Indonesian Idol, Ihsan Tarore. Pada Senin malam, tanggal 27 Januari, Ihsan akan tampil di Taman Cik Puan, Selat Panjang.
Selain dimeriahkan oleh artis nasional, pada Festival Perang Air 2020 juga menggelar berbagai kegiatan lainyna yakni, Meranti Night Carnival, Seni Pertunjukan, Bazar dan Pemeran yang menyajikan potensi, kebudayaan dan kuliner khas Kepulauan Meranti, demikian Raja Yoserizal.
Pemerintah daerah mengemas tradisi ini menjadi Festival Perang Air sebagai destinasi wisata budaya, dan tiap tahun menyedot puluhan ribu wisatawan. Setiap perayaan Imlek juga menjadi ajang silaturahmi, karena warga Selatpanjang yang merantau hingga ke luar negeri, pulang ke kampung halamannya.
Festival perang air di Kota Selatpanjang bahkan telah menjadi daya tarik bagi wisatawan mencanegara, terutama dari Thailand dan Malaysia, untuk mengunjungi Provinsi Riau saat perayaan Imlek.
"Rombongan wisatawan mancanegara dari Thailand dan Malaysia itu tiba di Bandara SSK II Pekanbaru pada Sabtu (25/1) kemarin," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Riau, Raja Yoserizal di Pekanbaru, Minggu.
Yoserizal mengatakan di antara wisatawan mancanegara yang datang juga ada rombongan VITO (Visit Indonesia Tourism Officer) Thailand dan Malaysia yang dibentuk oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada 2019.
"Mereka datang demi membantu promosi dan marketing pariwisata di Riau," katanya.
Selain itu, katanya, ada juga tamu yang tiba dari Jakarta yakni Miss Tourism Internasional 2018-2019, Astari Indah Vernideani dan Miss Cosmo World 2018, Delvia Wirajaya. Kedatangan para duta pariwisata ini akan mengunjungi destinasi wisata di Riau.
"Sebelum mengikuti kegiatan Perang Air rombongan akan mengunjungi Pekanbaru Heritage Walk, kemudian menuju Kabupaten Bengkalis guna melihat atraksi tari Zapin, rumah tenun dan Pantai Selat Baru," katanya.
Selain menikmati perang air, lanjutnya, rombongan tersebut juga akan mengunjungi hutan mangrove di Desa Bokor Kepulauan Meranti.
Ia mengatakan pada Festival Perang Air tahun 2020, Dinas Pariwisata Riau memberikan dukungan untuk meramaikan acara dengan menghadirkan artis Indonesian Idol, Ihsan Tarore. Pada Senin malam, tanggal 27 Januari, Ihsan akan tampil di Taman Cik Puan, Selat Panjang.
Selain dimeriahkan oleh artis nasional, pada Festival Perang Air 2020 juga menggelar berbagai kegiatan lainyna yakni, Meranti Night Carnival, Seni Pertunjukan, Bazar dan Pemeran yang menyajikan potensi, kebudayaan dan kuliner khas Kepulauan Meranti, demikian Raja Yoserizal.
Pewarta : FB Anggoro
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Airlangga: RI perlu mitigasi kerugian pariwisata yang terdampak krisis global
19 March 2026 11:30 WIB
Menko Airlangga usulkan Perppu untuk perlebar defisit APBN melebihi 3 persen
14 March 2026 22:58 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022