Rycko Menoza blusukan sapa warga Kota Bandarlampung
Minggu, 19 Januari 2020 9:12 WIB
Bakal calon wali kota Bandarlampung Rycko Menoza. (Antara Lampung/HO)
Bandarlampung (ANTARA) - Memanfaatkan waktu di akhir pekan, bakal calon wali kota Bandarlampung Rycko Menoza mengisi waktu dengan 'blusukan' ke sejumlah tempat di ibu kota Provinsi Lampung ini, untuk menyapa dan menyerap aspirasi masyarakat.
Rycko mengunjungi beberapa tempat dan berdialog dengan warga, seperti di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sukaraja, Taman Dipangga, Pulau Pasaran dan Pasar Bambu Kuning.
"Kami turun menyapa warga untuk menyerap aspirasi mereka sebagai catatan agar tahu apa yang mereka butuhkan dan apa yang perlu dibenahi," kata Rycko, Sabtu (18/1).
Baca juga: Bandarlampung belum memiliki sistem drainase perkotaan
Ia mengatakan, seperti di TPI Sukaraja sampai saat ini masih dipenuhi sampah, kemudian Taman Dipangga yang perlu pengelolaan dengan baik.
Dia mengatakan, keadaan itu tentunya akan menjadi bahan masukan bagi dirinya untuk membenahi jika mendapatkan amanah memimpin Kota Bandarlampung.
Kemudian, masyarakat Pulau Pasaran meminta jembatan penyeberangan yang dibangun pada masa ayahnya Sjachroedin ZP menjadi Gubernur Lampung itu, segera diperbaiki untuk memperlancar akses keluar masuk masyarakat di pulau itu.
Baca juga: Rycko kunjungi keluarga Akbar korban hanyut
Selain itu, Rycko juga berbincang-bincang dengan para pedagang dan juru parkir di Pasar Bambu Kuning. Mereka berharap agar pasar tersebut dapat ditata menjadi bersih dan rapi karena selama ini menjadi titik kemacetan.
Salah salah satu juru parkir pasar itu berharap, agar pasar tersebut dibenahi dengan menyediakan lahan khusus tempat parkir karena selama ini menggunakan badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan saat setiap hari.
Rycko mengunjungi beberapa tempat dan berdialog dengan warga, seperti di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sukaraja, Taman Dipangga, Pulau Pasaran dan Pasar Bambu Kuning.
"Kami turun menyapa warga untuk menyerap aspirasi mereka sebagai catatan agar tahu apa yang mereka butuhkan dan apa yang perlu dibenahi," kata Rycko, Sabtu (18/1).
Baca juga: Bandarlampung belum memiliki sistem drainase perkotaan
Ia mengatakan, seperti di TPI Sukaraja sampai saat ini masih dipenuhi sampah, kemudian Taman Dipangga yang perlu pengelolaan dengan baik.
Dia mengatakan, keadaan itu tentunya akan menjadi bahan masukan bagi dirinya untuk membenahi jika mendapatkan amanah memimpin Kota Bandarlampung.
Kemudian, masyarakat Pulau Pasaran meminta jembatan penyeberangan yang dibangun pada masa ayahnya Sjachroedin ZP menjadi Gubernur Lampung itu, segera diperbaiki untuk memperlancar akses keluar masuk masyarakat di pulau itu.
Baca juga: Rycko kunjungi keluarga Akbar korban hanyut
Selain itu, Rycko juga berbincang-bincang dengan para pedagang dan juru parkir di Pasar Bambu Kuning. Mereka berharap agar pasar tersebut dapat ditata menjadi bersih dan rapi karena selama ini menjadi titik kemacetan.
Salah salah satu juru parkir pasar itu berharap, agar pasar tersebut dibenahi dengan menyediakan lahan khusus tempat parkir karena selama ini menggunakan badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan saat setiap hari.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Lampung Selatan siap berangkatkan enam KK transmigrasi ke Sulawesi
15 December 2025 19:47 WIB
Wamendiktisaintek tinjau lahan calon lokasi Sekolah Garuda di Lampung Selatan
22 October 2025 15:48 WIB
Pemprov Lampung mulai jaring calon siswa Sekolah Rakyat di Lampung Timur
18 September 2025 15:02 WIB
Terpopuler - Bandarlampung
Lihat Juga
Pemkot Bandarlampung prioritaskan pemasangan lampu jalan untuk tekan aksi kriminal
27 January 2026 21:30 WIB
Kodam XXI/Radin Inten gelar salat gaib untuk doakan korban longsor Cisarua
27 January 2026 18:35 WIB
Petugas pengamanan perketat pengawasan untuk antisipasi masuknya barang terlarang
27 January 2026 9:33 WIB
Pemkot Bandarlampung beri bantuan perlengkapan sekolah untuk 18 ribu siswa
26 January 2026 21:09 WIB
Wali Kota Bandarlampung minta kehadiran Sekolah Siger dipahami secara objektif
26 January 2026 21:01 WIB