Rycko kunjungi keluarga Akbar korban hanyut
Kamis, 9 Januari 2020 20:04 WIB
Bakal calon wali kota Bandarlampung, Rycko Menoza SZP (baju kotak-kotak) (Antara Lampung/HO)
Bandarlampung (ANTARA) - Bakal calon walikota Bandarlampung, Rycko Menoza SZP mengunjungi kediaman keluarga Akbar (11) korban hanyut di Gang Anyelir, Kampungbaru, Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung, Kamis (09/01).
Ayah almarhum Akbar, Tulus dan Purwati Ibunya beserta keluarga menyambut kedatangan Rycko Menoza SZP dan menceritakan peristiwa yang menyebabkan anaknya meninggal dunia akibat terbawa arus sungai saat hujan deras.
Ia mengatakan, bahwa anaknya memang mengalami keterbelakangan mental dan senang bermain air hujan. Dia bermain ke pinggir sungai bersama rekan-rekannya pada Selasa (07/01)
"Anak saya empat, tetapi yang lahir normal cuma satu, yang tiga mengalami keterbelakangan mental semua," kata Purwati.
"Tiga orang rekannya sudah kembali lebih dulu , saat yang lain sudah melewati jembatan, tetapi anak saya duduk di pinggir sungai dan turun lalu terbawa arus seketika itu," kata Purwati.
Kemudian keluarga bersama masyarakat, pada Selasa sore mencari sampai muara sungai wilayah Laut kunyit namun tidak ditemukan.
Ia mengatakan, bahwa wilayah sungai tersebut memang sangat sempit dan berarus deras yang membutuhkan pelebaran agar saat hujan debit air tidak tinggi dan membahayakan warga sekitar.
Sementara itu, selain mengucapkan turut berduka cita mendalam atas peristiwa tersebut, Rycko juga memberikan santunan kepada keluarga korban yang diterima oleh kedua orang tua bersama keluarga.
"Kebetulan kami mendengar adanya peristiwa ini oleh karena itu menyempatkan diri untuk datang sebagai ungkapan ikut berduka cita kepada keluarga," kata Rycko.
Menanggapi harapan masyarakat terkait pelebaran pelebaran sungai itu, Rycko mengatakan, jika diberikan kesehatan, amanah dan umur panjang akan merealisasikan permintaan warga agar tidak membahayakan warga saat musim hujan datang.
"Semoga keluarga diberikan kekuatan, menghadapi ujian ini, karena anak-anaknya yang lain juga membutuhkan perhatian untuk meraih masa depan mereka," tambah Rycko Menoza.
Ayah almarhum Akbar, Tulus dan Purwati Ibunya beserta keluarga menyambut kedatangan Rycko Menoza SZP dan menceritakan peristiwa yang menyebabkan anaknya meninggal dunia akibat terbawa arus sungai saat hujan deras.
Ia mengatakan, bahwa anaknya memang mengalami keterbelakangan mental dan senang bermain air hujan. Dia bermain ke pinggir sungai bersama rekan-rekannya pada Selasa (07/01)
"Anak saya empat, tetapi yang lahir normal cuma satu, yang tiga mengalami keterbelakangan mental semua," kata Purwati.
"Tiga orang rekannya sudah kembali lebih dulu , saat yang lain sudah melewati jembatan, tetapi anak saya duduk di pinggir sungai dan turun lalu terbawa arus seketika itu," kata Purwati.
Kemudian keluarga bersama masyarakat, pada Selasa sore mencari sampai muara sungai wilayah Laut kunyit namun tidak ditemukan.
Ia mengatakan, bahwa wilayah sungai tersebut memang sangat sempit dan berarus deras yang membutuhkan pelebaran agar saat hujan debit air tidak tinggi dan membahayakan warga sekitar.
Sementara itu, selain mengucapkan turut berduka cita mendalam atas peristiwa tersebut, Rycko juga memberikan santunan kepada keluarga korban yang diterima oleh kedua orang tua bersama keluarga.
"Kebetulan kami mendengar adanya peristiwa ini oleh karena itu menyempatkan diri untuk datang sebagai ungkapan ikut berduka cita kepada keluarga," kata Rycko.
Menanggapi harapan masyarakat terkait pelebaran pelebaran sungai itu, Rycko mengatakan, jika diberikan kesehatan, amanah dan umur panjang akan merealisasikan permintaan warga agar tidak membahayakan warga saat musim hujan datang.
"Semoga keluarga diberikan kekuatan, menghadapi ujian ini, karena anak-anaknya yang lain juga membutuhkan perhatian untuk meraih masa depan mereka," tambah Rycko Menoza.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kodam XXI/Radin Inten gelar salat gaib untuk doakan korban longsor Cisarua
27 January 2026 18:35 WIB
Terpopuler - Bandarlampung
Lihat Juga
Pemkot Bandarlampung prioritaskan pemasangan lampu jalan untuk tekan aksi kriminal
27 January 2026 21:30 WIB
Kodam XXI/Radin Inten gelar salat gaib untuk doakan korban longsor Cisarua
27 January 2026 18:35 WIB
Petugas pengamanan perketat pengawasan untuk antisipasi masuknya barang terlarang
27 January 2026 9:33 WIB
Pemkot Bandarlampung beri bantuan perlengkapan sekolah untuk 18 ribu siswa
26 January 2026 21:09 WIB
Wali Kota Bandarlampung minta kehadiran Sekolah Siger dipahami secara objektif
26 January 2026 21:01 WIB