Shopee jadi "e-commerce" terbesar 2019 di Indonesia
Sabtu, 21 Desember 2019 6:17 WIB
Kepala Riset dan Analisa Data Pusat Data dan Analisa Tempo (PDAT) Ai Mulyani memaparkan hasil riset timnya "Juara E-Commerce 2019" di acara Ngobrol @Tempo yang dihelat di Jakarta, Rabu (18/12/2019). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)
Jakarta (ANTARA) - Pusat Data dan Analisa Tempo (PDAT) merilis daftar situs layanan perdagangan daring (e-commerce) yang cukup berpengaruh dan banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia sepanjang tahun 2019.
Kepala Riset dan Analisa Data PDAT Ai Mulyani mengatakan bahwa tiap platform e-commerce rupanya menjadi juara di sejumlah kategori dalam riset tersebut.
"Untuk brand awareness without aided selama 2019, kami mendapati Tokopedia menduduki posisi pertama. Sedangkan di belakangnya ada Shopee, Bukalapak, Lazada, BliBli, JD.ID, dan OLX," kata Ai dalam acara Ngobrol @Tempo di Jakarta, Rabu.
Sementara, jika ditinjau dari sisi jenis kelamin, rupanya memiliki hasil yang berbeda. Berdasarkan data yang dipaparkan, Shopee mendapati peringkat teratas bagi pengguna wanita.
Sedangkan untuk pengguna yang berjenis kelamin pria, mereka lebih menyukai untuk berbelanja di situs maupun aplikasi dari Tokopedia dan Bukalapak.
"Perempuan lebih aware untuk brand Shopee. Sedangkan untuk laki-laki lebih condong ke Tokopedia dan Bukalapak. Lalu BliBli sendiri berimbang antara keduanya," papar Ai.
Ia menilai, preferensi tersebut terbentuk karena beberapa hal termasuk kelengkapan barang-barang dari masing-masing jenis kelamin. Di Shopee, produk yang dijual didominasi oleh perlengkapan kecantikan dan fesyen.
Sementara di Tokopedia maupun Bukalapak identik dengan menjual barang-barang digital, elektronik, dan perlengkapan hobi seperti action figure, yang lebih diminati pria.
Lebih lanjut, untuk lalu lintas di situs (web traffic), Tokopedia dan Shopee menduduki posisi pertama dengan akses pengunjung terbanyak. Menyusul di belakangnya ada Bukalapak dan Lazada.
Namun, secara aplikasi, Shopee menjadi aplikasi e-commerce dengan unduhan terbanyak mengalahkan para pesaingnya.
Baca juga: Shopee raup Rp1,3 triliun saat Harbolnas 12.12
Kepala Riset dan Analisa Data PDAT Ai Mulyani mengatakan bahwa tiap platform e-commerce rupanya menjadi juara di sejumlah kategori dalam riset tersebut.
"Untuk brand awareness without aided selama 2019, kami mendapati Tokopedia menduduki posisi pertama. Sedangkan di belakangnya ada Shopee, Bukalapak, Lazada, BliBli, JD.ID, dan OLX," kata Ai dalam acara Ngobrol @Tempo di Jakarta, Rabu.
Sementara, jika ditinjau dari sisi jenis kelamin, rupanya memiliki hasil yang berbeda. Berdasarkan data yang dipaparkan, Shopee mendapati peringkat teratas bagi pengguna wanita.
Sedangkan untuk pengguna yang berjenis kelamin pria, mereka lebih menyukai untuk berbelanja di situs maupun aplikasi dari Tokopedia dan Bukalapak.
"Perempuan lebih aware untuk brand Shopee. Sedangkan untuk laki-laki lebih condong ke Tokopedia dan Bukalapak. Lalu BliBli sendiri berimbang antara keduanya," papar Ai.
Ia menilai, preferensi tersebut terbentuk karena beberapa hal termasuk kelengkapan barang-barang dari masing-masing jenis kelamin. Di Shopee, produk yang dijual didominasi oleh perlengkapan kecantikan dan fesyen.
Sementara di Tokopedia maupun Bukalapak identik dengan menjual barang-barang digital, elektronik, dan perlengkapan hobi seperti action figure, yang lebih diminati pria.
Lebih lanjut, untuk lalu lintas di situs (web traffic), Tokopedia dan Shopee menduduki posisi pertama dengan akses pengunjung terbanyak. Menyusul di belakangnya ada Bukalapak dan Lazada.
Namun, secara aplikasi, Shopee menjadi aplikasi e-commerce dengan unduhan terbanyak mengalahkan para pesaingnya.
Baca juga: Shopee raup Rp1,3 triliun saat Harbolnas 12.12
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPOM seizes illegal herbal, processed food products sold on e-commerce platform
04 March 2022 22:21 WIB, 2022
Pengguna aplikasi e-Commerce Indonesia terbesar ketiga di dunia, kontibusi global 8 persen
13 October 2021 13:20 WIB, 2021
Pemprov DKI Jakarta kolaborasi dengan e-commerce pasarkan produk UMKM
18 September 2021 13:37 WIB, 2021
Terpopuler - Info Finansial/Bursa
Lihat Juga
DJBC catat penerimaan kepabeanan dan cukai Lampung Rp1,76 triliun di triwulan III
01 November 2025 18:05 WIB