Pemerintah Aceh tawarkan enam investasi wisata halal ke investor global
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Teuku Ahmad Dadek (dua dari kanan) mewakili Plt Gubernur Aceh memaparkan sejumlah potensi bisnis dan wisata halal dalam kegiatan Executive Leaders Forum pada acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (13/11/2019). (ANTARA/HO/Dok. Pemerintah Aceh)
Adapun enam tawaran tersebut masing-masing pengembangan empat klaster wisata berbasis spasial, optimalisasi peran Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas (BPKS) sebagai akselator wisata di Sabang.
Kemudian merancang layanan rumah sakit sebagai rumah sakit Islami untuk turis, akses keuangan kepada Industri Mikro Kecil dan Menengah (IMKM) dalam rangka mengoptimalkan nilai tambah keuangan, merancang sertifikasi halal, dan rencana pengembangan Bersela dan Kawasan Industri halal.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh Teuku Ahmad Dadek mewakili Plt Gubernur Aceh juga ikut memaparkan peta jalan Aceh memulai pembangunan berbasis ekonomi syariah yaitu dengan menghadirkan Qanun atau Perda Aceh dan lembaga keuangan syariah.
"Aceh sudah memiliki payung regulasi dan kini secara kelembagaan keuangan sudah menjadi lembaga keuangan syariah, selain itu ada yang sedang melakukan peralihan, dari konvensional menjadi syariah," kata Teuku Ahmad Dadek.
Menurutnya, paling lambat pada tahun 2022 seluruh perusahaan perbankan atau lembangan keuangan yang beroperasi di Aceh wajib mengubah status operasionalnya dari sistem konvensional menjadi syariah.
Baca juga: Pelaku usaha pariwisata diminta tak ragu menjual wisata halal
Aturan tersebut juga berlaku bagi perusahaan non-perbankan seperti koperasi serta bentuk usaha lainnya yang berhubungan dengan keuangan.
"Hal ini juga sesuai dengan Qanun (Perda) Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS)," kata Teuku Ahmad Dadek.
Executive Leaders Forum adalah salah satu dari banyak rangkaian dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 yang berlangsung sejak 12 - 17 November 2019, di Jakarta Convention Center, yang mempertemukan gubernur terpilih dan mitra potensial internasional untuk membangun ekonomi daerah dengan ekonomi syariah.
Di antara mitra yang akan hadir adalah Dubai Islamic Economy Development Centre (DIEDC), Association of National Development Finance Institutions (ADFIMI), Japan International Cooperation Agency (JICA), Islamic Development Bank (IsDB)-Indonesia, World Bank-Indonesia, dan CFO Club Indonesia.
Baca juga: Aceh miliki 700 destinasi wisata layak dikunjungi
Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJPH Lampung perkuat layanan sertifikat halal pelaku usaha di Lampung Barat
28 April 2026 14:14 WIB
HIKAM Sumatra gelar halal bihalal di pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin Lampung
14 April 2026 19:31 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022