Asita tegaskan tak ada pembatalan kunjungan pascaledakan bom di Medan
Kamis, 14 November 2019 6:22 WIB
Ketua Asita Sumut, Solahuddin Nasution (ANTARA/Evalisa Siregar)
Medan (ANTARA) - Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumut, Solahuddin Nasution menegaskan ledakan bom di Polrestabes Medan, Rabu pagi, belum berdampak langsung ke pariwisata dan tidak ada pembatalan kunjungan ke Sumut.
"Hingga saat ini tidak ada pembatalan kedatangan ke Sumut, walau sudah ada pertanyaaan soal keamanan di Sumut pascaledakan bom dari mitra kerja dalam dan luar negeri," ujar Solahuddin di Medan, Rabu.
Asita berharap kasus bom itu bisa diungkap kepolisian secepatnya, termasuk upaya meningkatkan keamanan di Sumut.
Baca juga: Objek wisata di Jayawijaya Papua tak terdampak kerusuhan
Menurut dia, kerja cepat kepolisian mengusut kasus ledakan bom dan pernyataaan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang meyakinkan masyarakat bahwa Sumut akan kondusif sangat membantu menimbulkan ketenangan masyarakat.
"Asita prihatin dan kejadian seperti itu memang bisa saja terjadi di mana saja, kapan saja," ujar Solahuddin.
Asita berharap sentra-sentra pariwisata di Sumut dalam keadaan kondusif, khususnya Danau Toba yang sedang dikembangkan pemerintah menjadi objek wisata utama.
Saat ini, katanya, dengan perbaikan dan peningkatan infrastruktur, kawasan Danau Toba mulai dilirik wisatawan lagi.
Baca juga: Kawasan wisata Pesibar Tak Terdampak Tsunami
Para pengusaha biro perjalanan wisata juga mulai meningkatkan.kerja sama pemasaran objek wisata itu.
"Jangan sampai aksi kejahatan membuat program peningkatan wisata Sumut dengan target bisa hingga 1 juta wisma per tahun ke depannya tidak terwujud," katanya.
"Hingga saat ini tidak ada pembatalan kedatangan ke Sumut, walau sudah ada pertanyaaan soal keamanan di Sumut pascaledakan bom dari mitra kerja dalam dan luar negeri," ujar Solahuddin di Medan, Rabu.
Asita berharap kasus bom itu bisa diungkap kepolisian secepatnya, termasuk upaya meningkatkan keamanan di Sumut.
Baca juga: Objek wisata di Jayawijaya Papua tak terdampak kerusuhan
Menurut dia, kerja cepat kepolisian mengusut kasus ledakan bom dan pernyataaan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang meyakinkan masyarakat bahwa Sumut akan kondusif sangat membantu menimbulkan ketenangan masyarakat.
"Asita prihatin dan kejadian seperti itu memang bisa saja terjadi di mana saja, kapan saja," ujar Solahuddin.
Asita berharap sentra-sentra pariwisata di Sumut dalam keadaan kondusif, khususnya Danau Toba yang sedang dikembangkan pemerintah menjadi objek wisata utama.
Saat ini, katanya, dengan perbaikan dan peningkatan infrastruktur, kawasan Danau Toba mulai dilirik wisatawan lagi.
Baca juga: Kawasan wisata Pesibar Tak Terdampak Tsunami
Para pengusaha biro perjalanan wisata juga mulai meningkatkan.kerja sama pemasaran objek wisata itu.
"Jangan sampai aksi kejahatan membuat program peningkatan wisata Sumut dengan target bisa hingga 1 juta wisma per tahun ke depannya tidak terwujud," katanya.
Pewarta : Evalisa Siregar
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolri kerahkan personel untuk tangani bencana sesuai instruksi Presiden
30 November 2025 22:00 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022