Kawasan wisata Pesibar Tak Terdampak Tsunami
Selasa, 25 Desember 2018 18:40 WIB
Pantai Tanjung Setia (dokumentasi ANTARA)
Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Kawasan objek wisata pantai di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, tidak terkena dampak dari gelombang tsunami yang diakibatkan erupsi Gunung Krakatau.
Desiana wisatawan asal Kota Bandarlampung, saat dihubungi, Selasa, mengatakan kegiatan wisata di kawasan pantai seperti Tanjung Setia, pada libur Natal ini cukup ramai.
"Bahkan wisatawan tak hanya dari wilayah sekitar, tapi juga dari Bandarlampung, Lampung Tengah, Bengkulu, dan Jakarta," kata dia.
Ia menyebutkan kegiatan wisata di kawasan pantai yang terkenal dengan ombaknya tersebut berjalan normal.
Penginapan atau cottage di sekitar pantai, lanjut dia, juga banyak dipenuhi wisatawan yang menginap di sana.
Terkait gelombang tsunami yang menerjang kawasan pesisir di Lampung Selatan, ia mengaku sempat khawatir menerjang kawasan di pantai Pesisir Barat.
"Sempat khawatir juga sih.., apalagi gelombang atau ombak di Tanjung Setia cukup tinggi," ujarnya.
Namun, menurutnya, warga sekitar mengatakan bahwa gelombang tinggi itu bukan akibat tsunami tapi tiupan angin barat laut.
Agung wisatawan asal Jakarta mengaku sempat khawatir berada di lokasi pantai di Pesisir Barat ini menyusul tsunami yang menerjang kawasan pesisir di Lampung Selatan, pada Sabtu (22/12) malam.
"Wilayah Pesisir Barat relatif aman dari dampak tsunami Selat Sunda. Banyak juga wisatawan ke Tanjung Setia mengisi libur Natal," ujarnya.
Ia mengakui sudah empat hari berada di Pantai Tanjung Setia sejak Sabtu (22/12) pagi, dan memang sempat panik mendengar tsunami di Selat Sunda. Kepanikan itu disebabkan pesan berantai melalui media sosial terkait tsunami.
Sementara itu, kawasan wiasata di Kabupaten Lampung Selatan seperti Pantai Canti, Banding Resort, Pantai Maja, dan beberapa objek wisata pantai lainnya mengalami kerusakan.
Desiana wisatawan asal Kota Bandarlampung, saat dihubungi, Selasa, mengatakan kegiatan wisata di kawasan pantai seperti Tanjung Setia, pada libur Natal ini cukup ramai.
"Bahkan wisatawan tak hanya dari wilayah sekitar, tapi juga dari Bandarlampung, Lampung Tengah, Bengkulu, dan Jakarta," kata dia.
Ia menyebutkan kegiatan wisata di kawasan pantai yang terkenal dengan ombaknya tersebut berjalan normal.
Penginapan atau cottage di sekitar pantai, lanjut dia, juga banyak dipenuhi wisatawan yang menginap di sana.
Terkait gelombang tsunami yang menerjang kawasan pesisir di Lampung Selatan, ia mengaku sempat khawatir menerjang kawasan di pantai Pesisir Barat.
"Sempat khawatir juga sih.., apalagi gelombang atau ombak di Tanjung Setia cukup tinggi," ujarnya.
Namun, menurutnya, warga sekitar mengatakan bahwa gelombang tinggi itu bukan akibat tsunami tapi tiupan angin barat laut.
Agung wisatawan asal Jakarta mengaku sempat khawatir berada di lokasi pantai di Pesisir Barat ini menyusul tsunami yang menerjang kawasan pesisir di Lampung Selatan, pada Sabtu (22/12) malam.
"Wilayah Pesisir Barat relatif aman dari dampak tsunami Selat Sunda. Banyak juga wisatawan ke Tanjung Setia mengisi libur Natal," ujarnya.
Ia mengakui sudah empat hari berada di Pantai Tanjung Setia sejak Sabtu (22/12) pagi, dan memang sempat panik mendengar tsunami di Selat Sunda. Kepanikan itu disebabkan pesan berantai melalui media sosial terkait tsunami.
Sementara itu, kawasan wiasata di Kabupaten Lampung Selatan seperti Pantai Canti, Banding Resort, Pantai Maja, dan beberapa objek wisata pantai lainnya mengalami kerusakan.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Empat narapidana teroris Lapas Rajabasa ucap ikrar setia kepada NKRI
16 January 2024 14:42 WIB, 2024
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022