Polri ingatkan masyarakat agar menyaring informasi di media sosial
Kamis, 3 Oktober 2019 8:30 WIB
Kasat Binmas Polres Pelalawan, AKP Adi Pranyoto (kanan) menyerahkan paket sembako kepada warga kurang mampu di Desa Kiyap Jaya, Kabupaten Pelelawan, Riau, Kamis (3/10/2019). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)
Pelalawan (ANTARA) - Polres Pelalawan, Polda Riau mengingatkan masyarakatnya untuk menyaring setiap informasi yang ada di media sosial.
"Kami ajak masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan kejadian-kejadian yang ada di media sosial, literasi tentang bahaya penyebaran hoaks," kata Kasat Binmas Polres Pelalawan, AKP Adi Pranyoto di Desa Kiyap Jaya, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Kamis.
Penyuluhan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akibat informasi hoaks di media sosial, terlebih jelang pelantikan presiden-wapres RI periode 2019-2024.
"Kami ajak masyarakat jangan mudah terpengaruh (info hoaks), apalagi dalam rangka persiapan pelantikan presiden. Jangan terprovokasi, jangan ikut turun ke jalan. Bijaklah menggunakan media sosial," katanya.
Dalam penyuluhan itu, warga juga diberikan penjelasan soal kontraradikalisme untuk mencegah penyebaran paham radikalisme dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba.
"Intinya bagaimana situasi kamtibmas Kabupaten Pelalawan terjaga aman dan kondusif," katanya.
Selain memberikan penyuluhan, pihaknya juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Desa Kiyap Jaya.
Bantuan sosial ini rutin dilakukan Polres Pelalawan ke desa-desa di wilayahnya dengan target penerima masyarakat kurang mampu.
"Penerimanya dipilih oleh kades, bhabinkamtibmas dan babinsa. Kriterianya warga kurang mampu, tidak punya penghasilan tetap, kami beri bantuan," katanya.
"Kami ajak masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan kejadian-kejadian yang ada di media sosial, literasi tentang bahaya penyebaran hoaks," kata Kasat Binmas Polres Pelalawan, AKP Adi Pranyoto di Desa Kiyap Jaya, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Kamis.
Penyuluhan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akibat informasi hoaks di media sosial, terlebih jelang pelantikan presiden-wapres RI periode 2019-2024.
"Kami ajak masyarakat jangan mudah terpengaruh (info hoaks), apalagi dalam rangka persiapan pelantikan presiden. Jangan terprovokasi, jangan ikut turun ke jalan. Bijaklah menggunakan media sosial," katanya.
Dalam penyuluhan itu, warga juga diberikan penjelasan soal kontraradikalisme untuk mencegah penyebaran paham radikalisme dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba.
"Intinya bagaimana situasi kamtibmas Kabupaten Pelalawan terjaga aman dan kondusif," katanya.
Selain memberikan penyuluhan, pihaknya juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Desa Kiyap Jaya.
Bantuan sosial ini rutin dilakukan Polres Pelalawan ke desa-desa di wilayahnya dengan target penerima masyarakat kurang mampu.
"Penerimanya dipilih oleh kades, bhabinkamtibmas dan babinsa. Kriterianya warga kurang mampu, tidak punya penghasilan tetap, kami beri bantuan," katanya.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IJTI Lampung MoU dengan Universitas Saburai, tekan hoaks di platform digital
05 March 2025 13:46 WIB
Prabowo minta wartawan waspadai hoaks agar tak ganggu kebebasan pers
09 February 2025 20:30 WIB, 2025
Polisi terima laporan Atta Halilintar soal berita hoaks cerai-nikah siri
05 September 2024 12:30 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Dompet Dhuafa, Indosat dan Tokopedia hadirkan sumur bor bagi penyintas banjir di Aceh
14 February 2026 9:55 WIB
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Pewarta foto ANTARA rilis buku "Orang -Orang Bermata biru dari Minangkabau"
01 February 2026 11:46 WIB