Hasil penelitian sebut UKM lebih suka berjualan melalui media sosial
Rabu, 2 Oktober 2019 19:43 WIB
COO Paxel, Zaldy Ilham Masita (paling kanan). (Dokumentasi Paxel)
Jakarta (ANTARA) - Hasil riset yang dilakukan oleh perusahaan logistik Paxel bekerjasama dengan lembaga riset Provetics, menunjukkan bahwa usaha kecil dan menengah (UKM) lebih suka berjualan melalui media sosial dibandingkan menggunakan sarana konvensional lainnya.
"UKM di Indonesia terus berubah, dan sekarang kita harus lebih mengerti mereka ketimbang sepuluh tahun lalu," kata COO Paxel, Zaldy Ilham Masita, di Jakarta, Rabu.
Ia mengungkapkan bahwa survei ini melibatkan 535 UKM penjual online di Indonesia, pada rentang waktu 29 Juli sampai 4 Agustus 2019. Satu dari dua UKM penjual online yang disurvei adalah penjual makanan yang selama ini mengandalkan jasa logistik same day delivery seperti Paxel.
Hasil riset tersebut menunjukkan bahwa meski medsos Whatsapp dan Instagram jadi pilihan utama para penjual online, 87 persen dari mereka menggunakan lebih dari satu platform untuk memasarkan barang dagangannya.
Secara berurutan, platform yang paling sering digunakan UKM penjual online pilihan adalah WhatsApp (84 persen), Instagram (81 persen), Shopee (53 persen), Facebook (36 persen), disusul dengan Tokopedia (29 persen) dan Bukalapak (18 persen).
"Paxel Buy & Send Insights juga menemukan bahwa kepemilikan toko fisik pada era digital tidak lagi relevan. Sebanyak 83 persen dari penjual online tidak memiliki toko fisik sebagai tempat berjualan. Ada sekitar 14 persen penjual online yang pernah memiliki toko fisik, kini telah menutupnya dan beralih sepenuhnya ke toko online," ucapnya.
Alasan utama dari tindakan tersebut adalah karena berjualan secara daring dinilai mendatangkan pemasukan lebih tinggi, sesuai dengan perkembangan zaman, serta dapat menekan biaya.
"UKM di Indonesia terus berubah, dan sekarang kita harus lebih mengerti mereka ketimbang sepuluh tahun lalu," kata COO Paxel, Zaldy Ilham Masita, di Jakarta, Rabu.
Ia mengungkapkan bahwa survei ini melibatkan 535 UKM penjual online di Indonesia, pada rentang waktu 29 Juli sampai 4 Agustus 2019. Satu dari dua UKM penjual online yang disurvei adalah penjual makanan yang selama ini mengandalkan jasa logistik same day delivery seperti Paxel.
Hasil riset tersebut menunjukkan bahwa meski medsos Whatsapp dan Instagram jadi pilihan utama para penjual online, 87 persen dari mereka menggunakan lebih dari satu platform untuk memasarkan barang dagangannya.
Secara berurutan, platform yang paling sering digunakan UKM penjual online pilihan adalah WhatsApp (84 persen), Instagram (81 persen), Shopee (53 persen), Facebook (36 persen), disusul dengan Tokopedia (29 persen) dan Bukalapak (18 persen).
"Paxel Buy & Send Insights juga menemukan bahwa kepemilikan toko fisik pada era digital tidak lagi relevan. Sebanyak 83 persen dari penjual online tidak memiliki toko fisik sebagai tempat berjualan. Ada sekitar 14 persen penjual online yang pernah memiliki toko fisik, kini telah menutupnya dan beralih sepenuhnya ke toko online," ucapnya.
Alasan utama dari tindakan tersebut adalah karena berjualan secara daring dinilai mendatangkan pemasukan lebih tinggi, sesuai dengan perkembangan zaman, serta dapat menekan biaya.
Pewarta : M Razi Rahman
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Literasi digital dapat lengkapi penerapan perlindungan anak di ranah digital
28 March 2026 17:30 WIB
Akar Hotel dan Resort gelar "seasson of test" menu spesial Imlek dan Ramadan
31 January 2026 6:11 WIB
Terpopuler - Investasi
Lihat Juga
THR untuk pekerja, ASN dan TNI/Polri dibayarkan tujuh hari sebelum Lebaran
19 April 2021 17:44 WIB, 2021
Jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated diubah jadi Tol Sheikh Mohamed bin Zayed, DPR berikan sorotan tajam
18 April 2021 9:13 WIB, 2021
Hutama Karya sebut Tol Trans Sumatera bisa tekan biaya logistik 24 persen
16 April 2021 20:07 WIB, 2021
Produsen bulu mata dan rambut palsu asal Semarang mampu tembus pasar Bulgaria
16 April 2021 10:45 WIB, 2021
Bersandar di Tanggamus, tanker raksasa pengangkut minyak Pertamina tiba di Indonesia
15 April 2021 20:17 WIB, 2021