
Pemprov Lampung ajak media siber perkuat narasi positif pembangunan daerah

Di era digital yang serba cepat, media siber memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam menangkal informasi yang menyesatkan
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, mengajak media siber memperkuat narasi positif dan menangkal informasi yang menyesatkan dalam hal pembangunan daerah.
"Di era digital yang serba cepat, media siber memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam menangkal informasi yang menyesatkan," kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, pada pelantikan Pengurus Daerah
Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung, di Bandarlampung, Jumat (10/4).
Ia menyatakan bahwa keberadaan media siber adalah mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program pembangunan. Sehingga media diharapkan tidak hanya sekadar memberikan kritik, tetapi juga mampu mengamplifikasi potensi daerah yang ada di Lampung.
"Media siber harus mampu menjadi jembatan informasi yang akurat antara pemerintah dan masyarakat. Mari kita bangun narasi positif tentang kemajuan Lampung kepada dunia luar," ujar Marindo.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung menyadari tantangan berat yang dihadapi industri media saat ini, terutama terkait persaingan dengan konten media sosial yang seringkali mengabaikan kaidah jurnalistik.
"Kami berpesan agar media siber di bawah naungan JMSI tetap menjaga marwah profesi dengan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ)," kata dia.
Ia menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya ekosistem pers yang sehat dan independen di Provinsi Lampung. Sinergi antara pemerintah dan media diharapkan terus berjalan harmonis demi mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sejahtera dan informatif.
"Selamat kepada para pengurus yang dilantik. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh integritas demi kemajuan pers di Bumi Ruwa Jurai," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
