Kreasi pengusaha dorong kuliner palembang makin mendunia
Senin, 30 September 2019 22:19 WIB
Para pejabat Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang sedang melihat beragam kreasi pempek pada Festival Kuliner Palembang Mendunia, Selasa (30/9/2019). (ANTARA/Aziz Munajar/19)
Palembang (ANTARA) - Kreasi pengusaha bisnis kuliner yang pesat beberapa tahun terakhir diharapkan semakin mendorong ragam kuliner khas Kota Palembang semakin mendunia.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani, Selasa, mengatakan palembang telah ditetapkan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI sebagai kota kreatif terutama subsektor kuliner, sehingga pemkot berupaya mengembangkan sektor tersebut.
"Predikat kota kreatif harus dipertahankan dan ditingkatkan, artinya kualitas kuliner khas tetap harus dijadikan perhatian utama seiring kreasi-kreasi yang dibuat," ujar Isnaini saat membuka Festival Kuliner Palembang Mendunia.
Baca juga: Festival makan Papeda akan digelar di Kampung Akbar, Papua
Menurut dia, saat ini bergam kuliner khas Palembang sudah banyak dikreasikan oleh pengusaha-pengusaha setempat, kreasi itu berupa modifikasi bentuk, warna serta rasa, misalnya kreasi pempek.
Selama ini pempek hanya dikenal dengan jenis pempek kapal selam, dos, adaan, lenjer, pistel, keriting, isi tahu, kulit, dan pempek lenggang.
Namun dalam dua tahun terakhir pempek sudah bermutasi menjadi beberapa jenis baru, seperti pempek pelangi, pempek krispi, pempek beranak, pempek jamur, pempek klepon dan pempek sate.
"Bila memang memungkinkan kreasi pempek yang ada akan dipatenkan agar identik dengan palembang, setelah dipatenkan baru bisa diekspor atau dijual ke luar negeri dengan standar mutu terbaik," katanya lagi.
Baca juga: Kepala Bekraf "curhat" sulitnya membesarkan kuliner Indonesia di luar negeri
Pemkot Palembang mendukung upaya-upaya kreasi kuliner dengan berbagai cara, seperti lewat pagelaran festival-festival dan membuka lebih banyak lagi pusat kuliner khas.
"Seperti yang ada saat ini yakni Lorong Basah Cullinary Night, Pedestrian Sudirman, Kampung Pempek 26 Ilir, Kenten Street, dan lokasi lain akan segera dibuka juga," ujar Isnaini.
Ia berharap dalam lima tahun ke depan pempek dan kuliner khas palembang lainnya sudah eksis di berbagai belahan dunia seperti tenarnya Ramen khas Jepang atau pizza.
"Pempek di luar negeri baru ada kedainya di Belanda, Inggris, Malaysia, Jepang dan Singapura," demikian Isnaini.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani, Selasa, mengatakan palembang telah ditetapkan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI sebagai kota kreatif terutama subsektor kuliner, sehingga pemkot berupaya mengembangkan sektor tersebut.
"Predikat kota kreatif harus dipertahankan dan ditingkatkan, artinya kualitas kuliner khas tetap harus dijadikan perhatian utama seiring kreasi-kreasi yang dibuat," ujar Isnaini saat membuka Festival Kuliner Palembang Mendunia.
Baca juga: Festival makan Papeda akan digelar di Kampung Akbar, Papua
Menurut dia, saat ini bergam kuliner khas Palembang sudah banyak dikreasikan oleh pengusaha-pengusaha setempat, kreasi itu berupa modifikasi bentuk, warna serta rasa, misalnya kreasi pempek.
Selama ini pempek hanya dikenal dengan jenis pempek kapal selam, dos, adaan, lenjer, pistel, keriting, isi tahu, kulit, dan pempek lenggang.
Namun dalam dua tahun terakhir pempek sudah bermutasi menjadi beberapa jenis baru, seperti pempek pelangi, pempek krispi, pempek beranak, pempek jamur, pempek klepon dan pempek sate.
"Bila memang memungkinkan kreasi pempek yang ada akan dipatenkan agar identik dengan palembang, setelah dipatenkan baru bisa diekspor atau dijual ke luar negeri dengan standar mutu terbaik," katanya lagi.
Baca juga: Kepala Bekraf "curhat" sulitnya membesarkan kuliner Indonesia di luar negeri
Pemkot Palembang mendukung upaya-upaya kreasi kuliner dengan berbagai cara, seperti lewat pagelaran festival-festival dan membuka lebih banyak lagi pusat kuliner khas.
"Seperti yang ada saat ini yakni Lorong Basah Cullinary Night, Pedestrian Sudirman, Kampung Pempek 26 Ilir, Kenten Street, dan lokasi lain akan segera dibuka juga," ujar Isnaini.
Ia berharap dalam lima tahun ke depan pempek dan kuliner khas palembang lainnya sudah eksis di berbagai belahan dunia seperti tenarnya Ramen khas Jepang atau pizza.
"Pempek di luar negeri baru ada kedainya di Belanda, Inggris, Malaysia, Jepang dan Singapura," demikian Isnaini.
Pewarta : Aziz Munajar
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Lampung-BKSDA gagalkan penyelundupan 4.095 ekor burung dari Palembang
04 October 2025 22:48 WIB
Pemprov Lampung ikuti sembilan cabang dalam Pornas XVII Korpri di Palembang
21 August 2025 17:33 WIB
Kopda Bazarsah divonis hukuman mati dalam kasus penembakan polisi di Waykanan
11 August 2025 14:22 WIB
Peltu Lubis divonis 3,5 tahun penjara atas kasus judi sabung ayam di Waykanan
11 August 2025 11:44 WIB
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
Arte Hotel Bandar Lampung hadirkan paket berbuka "Blessings of Ramadan Bliss"
17 February 2026 18:08 WIB
Golden Tulip Springhill hadirkan "Jakarta Iftar Night" untuk pengalaman berbuka tematik
16 February 2026 17:36 WIB
Akar Hotel dan Resort gelar "seasson of test" menu spesial Imlek dan Ramadan
31 January 2026 6:11 WIB
Iftar Ramadhan di Emersia Hotel dan Resort hanya Rp245.000 bisa makan sepuasnya
11 March 2025 8:46 WIB
Santika Indonesia Hotels dan Resorts bagi puluhan hadiah di Ramadhan Exclusive Sale
04 March 2025 9:48 WIB