Pemkot Pontianak jadikan Sungai Kapuas destinasi Sport Tourism
Sabtu, 21 September 2019 1:55 WIB
Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat akan menjadikan Sungai Kapuas sebagai destinasi sport tourism dalam mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal, nasional mau pun mancanegara untuk berkunjung ke Pontianak. (ANTARA/Samiyah)
Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat siap menjadikan Sungai Kapuas sebagai destinasi sport tourism dalam mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal, nasional maupun mancanegara.
"Sebagai kota yang tidak memiliki kekayaan sumber daya alam, namun Sungai Kapuas menjadi sebuah potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Sehingga kami berupaya menjadikan sebuah kawasan kota baru dengan waterfront city-nya sebagai destinasi wisata yang baru di Kota Pontianak," kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono seusai membuka Pontianak International Dragon Boat (PIDB) 2019, di Pontiana, Jumat.
"Sungai Kapuas bisa menjadi salah satu pembangkit pertumbuhan ekonomi di bidang pariwisata di Kota Pontianak ke depannya," ujarnya.
Sebanyak lima negara, yakni Australia, Brunai Darussalam, China, Filipina dan Malaysia dengan kekuatan keseluruhan berjumlah 98 atlet berlaga pada Pontianak International Dragon Boat (PIDB) 2019 di Sungai Kapuas.
Indonesia menurunkan tim dari beberapa provinsi, antara lain Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Selatan.
Tim dayung asal Kota Pontianak, Provinsi Kalbar yang mewakili Indonesia berhasil merebut juara pertama pada lomba dayung di Brunai Darussalam.
"Mudah-mudahan pada PON mendatang di Provinsi Papua tim dayung kita bisa menyumbangkan medali emas," kata Edi.
"Sebagai kota yang tidak memiliki kekayaan sumber daya alam, namun Sungai Kapuas menjadi sebuah potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Sehingga kami berupaya menjadikan sebuah kawasan kota baru dengan waterfront city-nya sebagai destinasi wisata yang baru di Kota Pontianak," kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono seusai membuka Pontianak International Dragon Boat (PIDB) 2019, di Pontiana, Jumat.
"Sungai Kapuas bisa menjadi salah satu pembangkit pertumbuhan ekonomi di bidang pariwisata di Kota Pontianak ke depannya," ujarnya.
Sebanyak lima negara, yakni Australia, Brunai Darussalam, China, Filipina dan Malaysia dengan kekuatan keseluruhan berjumlah 98 atlet berlaga pada Pontianak International Dragon Boat (PIDB) 2019 di Sungai Kapuas.
Indonesia menurunkan tim dari beberapa provinsi, antara lain Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Selatan.
Tim dayung asal Kota Pontianak, Provinsi Kalbar yang mewakili Indonesia berhasil merebut juara pertama pada lomba dayung di Brunai Darussalam.
"Mudah-mudahan pada PON mendatang di Provinsi Papua tim dayung kita bisa menyumbangkan medali emas," kata Edi.
Pewarta : Andilala
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warung kopi di Pontianak berikan hadiah Veddriq ngopi gratis seumur hidup
24 August 2024 17:18 WIB, 2024
Bandarlampung dan Pontianak dipenuhi ribuan bikers Honda jelang Sumpah Pemuda
05 October 2023 13:42 WIB, 2023
Untuk genjot daya saing, Presiden Jokowi resmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak
09 August 2022 11:38 WIB, 2022
Lima kuliner lokal khas Kalbar patut dibeli di Kampong Ramadhan Pontianak
10 April 2022 11:59 WIB, 2022
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022