Pemkab Kulon Progo tata Bukit Menoreh jadi objek wisata internasional
Illustrasi: Pengunjung berada di tempat wisata Goa Kiskendo, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Jumat (5/7/2019). Goa sepanjang 1,5 kilometer di dalam bumi Bukit Menoreh yang dahulu digunakan sebagai tempat pertapaan itu merupakan salah satu wisata alam andalan di Kabupaten Kulon Progo. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo Sari Wulandari di Kulon Progo, Minggu, mengatakan saat ini ada tren objek wisata di kawasan pegunungan Bukit Menoreh menjadi tujuan wisatawan mancanegara.
"Wisatawan mancanagera itu suka sesuatu yang menantang seperti di objek-objek wisata di wilayah utara, beda dengan objek wisata yang di selatan karena bersifat umum atau mass tourism," kata Sari.
Menurut dia, wisatawan menyukai objek wisata yang bersifat wisata minat khusus (special interest tourism) dengan kegiatan tourist attraction dan lokal genius. Di wilayah utara sedikitnya, ada 15 objek wisata yang berkembang, mulai Sungai Mudal, Gua Kiskendo, Suroloyo hingga Kebuh Teh Nglinggo dan Tritis.
"Beberapa waktu lalu, Bule Mengajar mengajak banyak wisatawan mancanegara melakukan aktivitas memetik kelapa hingga menjadi santan, memetik daun teh hingga menjadi teh siap sedu. Itu salah satu yang diminati wisatawan mancanegara," katanya.
Untuk menunjang kunjungan wisatawan mancanegara, lanjut Sari, sejak 2017 Dinas Pariwisata mulai membangun toilet duduk di objek-objek wisata, seperti di kawasan objek wisata Nglinggo.
Ia mengatakan Dinas Pariwisata menyadari bahwa wisatawan mancanegara merupakan aset, sehingga harus membangun fasiltas umum untuk memenuhi kebutuhan mereka, salah satunya membangun toilet berstandar internasional, antara lain toilet duduk yang bersih dan wangi.
"Beberapa toilet di objek wisata sudah memenuhi standar internasional. Yang lama-lama masih jongkok," katanya.
Sementara itu, Anggota Fraksi PKS DPRD Kulon Progo Muhyadi meminta Dinas Pariwisata secara serius mengelola objek wisata di wilayah utara, baik yang dikelola masyarakat dan pemkab. Hal yang paling mendesak yakni infrastruktur jalan.
"Kalau kondisi jalan menuju objek wisata seperti ini akan merusak citra pariwisata, sehingga perlu langkah cepat untuk pembangunan infrastruktur," katanya.
Pewarta : Sutarmi
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pembukaan rute Bus Damri dongkrak kunjungan wisatawan ke Bukit Menoreh Yogyakarta
28 October 2020 18:52 WIB, 2020
Komunitas kendaraan wisata "Parang Menoreh Jeep Adventure" bagikan 1.500 masker di Borobudur
15 April 2020 16:19 WIB, 2020
Pemkab Kulon Progo rintis Kawasan Perdesaan Agrowisata Menoreh Terpadu di dua kecamatan
04 January 2020 20:16 WIB, 2020
Pemkab Kulon Progo mempercepat pembangunan wisata di kawasan Bukit Menoreh
01 December 2019 21:09 WIB, 2019
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022