Bandarlampung (ANTARA) - Para pedagang meminta Pemkot Bandarlampung membangun Pasar Smep sesuai target karena sudah cukup lama penyelesaian pembangunan pasar tradisional itu tidak tuntas.

"Semoga saja kali ini benaran jadi dibangun oleh pemerintah, jangan seperti sebelum-sebelumnya yang mandek," kata Wati, salah satu pedagang di Pasar Smep, Bandarlampung, Rabu.

Menurutnya, rencana pembangunan Pasar Smep sudah sejak lama bahkan para pedang yang sebelumnya berjualan di lokasi tersebut sudah di pindahkan ke belakang dan samping lokasi pasar tersebut dengan membuka kios atau menyewa ruko.

"Dari tahun ke tahun juga rencananya akan dibangun, namun tidak pernah terealisasi pembangunnya dan semoga pada tahun ini dapat terlaksana," katanya.

Selain itu, lanjutnya, pembangunan Pasar Smep ini memang harus terlaksana karena tempat itu sekarang sudah menjadi kubangan dan menimbulkan bau busuk.
 
"Terlepas dari semua hal, kami berharap apa yang dikatakan Wali Kota Bandarlampung Herman HN bahwa tahun ini pembangunan pasar akan kembali dikerjakan, dapat terealisasi,"kata dia.

Hal senada juga diungkapkan Tini, salah satu pedagang lainnya.

"Pasar ini memang sudah sejak lama terbengkalai dan saya tetap berkeyakinan bahwa pemerintah akan membangunnya. Senang-senang saja apabila benar jadi Pasar Smep dibangun oleh Pemkot Bandarlampung," katanya.
  
Sementara itu, konsultan pengawas pembangunan Pasar Smep M Zen mengatakan bahwa pasar itu akan dibangun tiga lantai dengan jumlah kios berkisar 600-700 unit.
  
Pasar Smep terbengkalain pembangunannya sejak 2013 hingga sekarang. Sehubunan itu, Wali Kota Bandarlampung Herman HN telah  mengatakan bahwa pembangunan pasar tersebut akan dimulai April dan diharapkan tuntas pada akhir 2019.
 

Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2024