Mukhlis Basri Isi Kultum Tarawih
Kamis, 24 Mei 2018 22:57 WIB
Drs H Mukhlis Basri MM saat mengisi kultum Salat Tarawih di Masjid Baiturohim Perum Korpri Bandarlampung, Kamis (24/5). (FOTO: ANTARA Lampung/Ist)
Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Drs H Mukhlis Basri MM mengisi kuliah tujuh menit (kultum) Salat Tarawih di Masjid Baiturohim Perum Korpri Bandarlampung, Kamis (24/5).
Dalam kultumnya itu, Mukhlis Basri yang juga mantan Bupati Lampung Barat dua periode itu mengingatkan jemaah untuk menjauhi berita palsu (hoaks). “Belakangan, masyarakat Indonesia seolah gandrung dengan berita palsu, bohong atau yang kita kenal dengan istilah hoaks,” kata Mukhlis.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung itu mengatakan, konten berita bohong bisa dengan mudah ditemukan terutama pada platform media sosial. “Berita palsu atau hoaks dalam Islam posisinya jelas, yaitu haram,” ujarnya lagi.
Namun, lanjut Mukhlis, belum banyak orang yang bersedia melakukan kroscek informasi untuk mengetahui apakah informasi yang diterimanya asli atau palsu. Menurutnya, kemalasan klarifikasi (tabayun) itulah yang menyebabkan bibit hoaks tersemai dengan pesat.
“Allah SWT tegas memerintahkan kita untuk melakukan kroscek atas informasi atau berita yang kita dapatkan. Perintah Allah SWT untuk meneliti suatu informasi agar kita tidak terkena musibah yang hanya akan membuat kita menyesal,” katanya lagi.
Menurut Mukhlis, hoaks amat berpotensi menjadi alat pemecah belah bangsa. Dengan menyebar sebanyak-banyaknya hoaks terutama tentang isu yang sensitif, Mukhlis berujar, maka gesekan antarmasyarakat makin panas.
"Silang argumen dan adu cacian pun terjadi. Masyarakat dibuat menjadi saling tidak percaya, antarinstitusi saling mencurigai, dan target utamanya adalah membuat masyarakat kehilangan kepercayaan dan kepatuhan kepada pemerintah,” katanya pula.
Mukhlis mengajak masyarakat untuk berbaik sangka, menjauhi pergunjingan, fitnah, dan kebohongan. Bila hoaks dijauhi dan perbuatan baik diperbanyak, kata Mukhlis, maka Indonesia akan semakin baik dan bangsa Indonesia akan terjaga dari fitnah, musibah, dan bencana perpecahan.
“Semoga, Allah selalu memberkati dan melindungi kita semua dari bahaya berita bohong dan fitnah,” kata Mukhlis pula.
Dalam kultumnya itu, Mukhlis Basri yang juga mantan Bupati Lampung Barat dua periode itu mengingatkan jemaah untuk menjauhi berita palsu (hoaks). “Belakangan, masyarakat Indonesia seolah gandrung dengan berita palsu, bohong atau yang kita kenal dengan istilah hoaks,” kata Mukhlis.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung itu mengatakan, konten berita bohong bisa dengan mudah ditemukan terutama pada platform media sosial. “Berita palsu atau hoaks dalam Islam posisinya jelas, yaitu haram,” ujarnya lagi.
Namun, lanjut Mukhlis, belum banyak orang yang bersedia melakukan kroscek informasi untuk mengetahui apakah informasi yang diterimanya asli atau palsu. Menurutnya, kemalasan klarifikasi (tabayun) itulah yang menyebabkan bibit hoaks tersemai dengan pesat.
“Allah SWT tegas memerintahkan kita untuk melakukan kroscek atas informasi atau berita yang kita dapatkan. Perintah Allah SWT untuk meneliti suatu informasi agar kita tidak terkena musibah yang hanya akan membuat kita menyesal,” katanya lagi.
Menurut Mukhlis, hoaks amat berpotensi menjadi alat pemecah belah bangsa. Dengan menyebar sebanyak-banyaknya hoaks terutama tentang isu yang sensitif, Mukhlis berujar, maka gesekan antarmasyarakat makin panas.
"Silang argumen dan adu cacian pun terjadi. Masyarakat dibuat menjadi saling tidak percaya, antarinstitusi saling mencurigai, dan target utamanya adalah membuat masyarakat kehilangan kepercayaan dan kepatuhan kepada pemerintah,” katanya pula.
Mukhlis mengajak masyarakat untuk berbaik sangka, menjauhi pergunjingan, fitnah, dan kebohongan. Bila hoaks dijauhi dan perbuatan baik diperbanyak, kata Mukhlis, maka Indonesia akan semakin baik dan bangsa Indonesia akan terjaga dari fitnah, musibah, dan bencana perpecahan.
“Semoga, Allah selalu memberkati dan melindungi kita semua dari bahaya berita bohong dan fitnah,” kata Mukhlis pula.
Pewarta : Rilis
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPR RI Mukhlis Basri berikan bantuan korban banjir di Bandarlampung
22 January 2025 8:28 WIB, 2025
Reses di Tanggamus, Mukhlis Basri dorong peningkatan status jalan di Lampung
11 December 2024 16:25 WIB, 2024
Ekonom Indef sebut sosok Faisal Basri jadi inspirasi bagi peneliti muda
05 September 2024 9:13 WIB, 2024
Terdakwa kasus suap Unila Heryandi dan M Basri divonis 4 tahun 6 bulan penjara
25 May 2023 16:32 WIB, 2023
Saksi sebut M Basri minta jejak digital mahasiswa titipan Unila dihapus
24 January 2023 18:16 WIB, 2023
Saksi M Basri terima Rp780 juta uang titipan penerimaan mahasiswa baru
14 December 2022 15:01 WIB, 2022
Bachtiar Basri dipanggil KPK sebagai saksi terkait kasus gratifikasi
26 October 2021 14:07 WIB, 2021
Terpopuler - Bandarlampung
Lihat Juga
Polresta Bandarlampung buka layanan penitipan kendaraan selama libur Lebaran
12 March 2026 14:28 WIB
Ditjenpas Lampung perkuat pengamanan lapas-rutan selama Ramadhan dan Idul Fitri
12 March 2026 9:31 WIB
KAI Tanjungkarang ingatkan masyarakat untuk tidak "ngabuburit" di jalur kereta
11 March 2026 20:18 WIB