Beirut (Antara/AFP) - Setidaknya 18 orang  tewas dalam pertempuran yang belum pernah terjadi sebelumnya antara pasukan Kurdi dan pasukan pemerintah Suriah di kota timur laut Hasakeh, kata satu kelompok pemantau, Minggu.
        
Bentrokan yang meletus pada dini hari Sabtu, berlanjut sampai  hari kedua, kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.
        
"Sejauh ini, delapan pejuang Unit Perlindungan Orang Kurdi  (YPG) dan polisi keamanan  tewas, bersama dengan sembilan tentara rezim dan milisi," kata Direktur Observatorium Rami Abdel Rahman.
        
Seorang wanita warga sipil juga tewas dalam pertempuran Sabtu.
        
Bentrokan pecah setelah pejuang Kurdi menahan sekitar 10 orang rezim loyalis yang mereka tuduh merebut bagian dari zona demiliterisasi.
        
Berdasarkan kesepakatan yang disepakati tahun lalu, pasukan Kurdi menguasai sekitar 30 persen kota Kurdi dan kabupaten campuran Kurdi-Arab,  dengan pasukan rezim mengendalikan sebagian besar lingkungan mayoritas-Arab di kota itu.