Tiongkok Larang Iklan Rokok
Selasa, 25 November 2014 11:55 WIB
Shanghai (Antara/Reuters) - Tiongkok, pasar tembakau terbesar di dunia, sedang mempertimbangkan peraturan baru yang melarang merokok di dalam ruang, membatasi tempat merokok di ruang terbuka dan menghentikan iklan rokok, kata kantor berita Xinhua.
Rancangan undang-undang itu disiarkan oleh Dewan Negara urusan legislatif atau kabinet dan terbuka untuk konsultasi masyarakat, termasuk membatasi adegan merokok dalam film dan pertunjukkan televisi, Xinhua melaporkan pada edisi Senin malam.
Tiongkok setiap tahun menghadapi krisis kesehatan terkait rokok, dengan jumlah perokok mencapai 30 juta lebih dan ratusan juta lainnya mereka yang terpapar oleh asap rokok secara tidak langsung.
Meskipun demikian, rokok merupakan industri sosial yang penting di Tiongkok sehingga peraturan yang keras mengenai larangan merokok menghadapi kesulitan.
Pemerintah sangat bergantung pada pendapatan pajak rokok sehingga menyulitkan setiap upaya anti-rokok.
Tahun lalu industri rokok menyumbangkan pendapatan lebih dari 816 miliar yuan atau sekitar 131,70 miliar dolar AS ke kantong pemerintah dan setiap tahun naik hampir 14 persen.
Sumber Reuters pada September mengatakan bahwa lobi-lobi kencang yang dilakukan oleh pemegang monopoli tembakau telah melemahkan peraturan yang akan melarang iklan rokok.
Rancangan UU tembakau akan melarang merokok di dalam ruang tertutup di tempat-tempat umum serta di ruang terbuka untuk sekolah taman kanak-kanak, sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit ibu dan anak serta pusat kebugaran, tulis Xinhua.
Peraturan itu akan mendesak pegawai negeri sipil serta guru dan staf medis untuk tidak merokok di depan murid dan pasien.
Rancangan undang-undang itu disiarkan oleh Dewan Negara urusan legislatif atau kabinet dan terbuka untuk konsultasi masyarakat, termasuk membatasi adegan merokok dalam film dan pertunjukkan televisi, Xinhua melaporkan pada edisi Senin malam.
Tiongkok setiap tahun menghadapi krisis kesehatan terkait rokok, dengan jumlah perokok mencapai 30 juta lebih dan ratusan juta lainnya mereka yang terpapar oleh asap rokok secara tidak langsung.
Meskipun demikian, rokok merupakan industri sosial yang penting di Tiongkok sehingga peraturan yang keras mengenai larangan merokok menghadapi kesulitan.
Pemerintah sangat bergantung pada pendapatan pajak rokok sehingga menyulitkan setiap upaya anti-rokok.
Tahun lalu industri rokok menyumbangkan pendapatan lebih dari 816 miliar yuan atau sekitar 131,70 miliar dolar AS ke kantong pemerintah dan setiap tahun naik hampir 14 persen.
Sumber Reuters pada September mengatakan bahwa lobi-lobi kencang yang dilakukan oleh pemegang monopoli tembakau telah melemahkan peraturan yang akan melarang iklan rokok.
Rancangan UU tembakau akan melarang merokok di dalam ruang tertutup di tempat-tempat umum serta di ruang terbuka untuk sekolah taman kanak-kanak, sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit ibu dan anak serta pusat kebugaran, tulis Xinhua.
Peraturan itu akan mendesak pegawai negeri sipil serta guru dan staf medis untuk tidak merokok di depan murid dan pasien.
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kajian ilmiah jadi sumber informasi akurat produk tembakau alternatif
12 November 2022 9:17 WIB, 2022
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Putin sebut Indonesia mitra kunci di Asia-Pasifik dan sahabat terpercaya di ASEAN
03 September 2026 15:44 WIB
USGS perkirakan banyak korban jiwa dan kerusakan parah di Venezuela akibat gempa
25 June 2026 8:14 WIB