"Ulos Ragi Hotang", Ulos Terlaris
Senin, 27 Oktober 2014 11:41 WIB
Balige (Antara Lampung) - Ulos Ragi Hotang merupakan kain tenun terlaris di Pasar Balerong Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, karena banyak digunakan untuk upacara adat, dan disukai wisatawan.
"Selain digunakan konsumen untuk kelengkapan prosesi adat Batak, tenun ikat ini banyak dibeli wisatawan untuk cendera mata," kata Siahaan, pedagang ulos di Pasar Balerong Balige, Senin.
Ulos Ragi Hotang, kata dia, istimewan sebagai kelengkapan pakaian adat Batak, sehingga turis lokal maupun mancanegara menjadikannya sebagai buah tangan.
Warna-warna kain tenun ini khas Batak, yaitu merah, hitam dan putih. Kain tenun khas Batak yang berbentuk selendang ini, merupakan lambang ikatan kasih sayang.
Proses pembuatannya membutuhkan waktu lama. Lewat sentuhan tangan ahli, ulos Ragi Hotang semakin indah dirangkai benang bermotifkan karya seni.
"Dari dulu hingga sekarang ulos ini tidak pernah sepi pembeli," kata Siahaan.
Hal senada disebutkan pedagang ulos lainnya, Boru Panjaitan, yang mengaku penjualan selendang tenun untuk prosesi acara adat Batak tersebut cenderung mengalami peningkatan setiap tahun.
Sebab, kata dia, ulos dibeli oleh konsumen untuk berbagai keperluan prosesi adat. Bahkan, saat ini banyak dijadikan sebagai busana cukup modis yang dijadikan sebagai jas pria dan umumnya dikenakan dalam acara pesta.
Boru Panjaitan mengaku, sejak generasi kakeknya, berdagang ulos di los yang ditempatinya secara turun temurun.
"Harga ulos ini sangat bervariasi. Ada yang dijual sekitar Rp40 ribu hasil tenun mesin dan ada yang harganya mencapai jutaan rupiah hasil tenunan tangan. Tergantung jenis dan penggunaannya," katanya.
Nai Miranda, warga Balige, menyebutkan membeli ulos di Pasar Balerong untuk keperluan pesta pernikahan putrinya dan akan disematkan ke mempelai dan sejumlah kerabat lainnya.
"Puluhan ulos kami beli, karena acara mangulos merupakan prosesi adat yang bermakna sangat besar dalam pesta adat Batak," katanya.
"Selain digunakan konsumen untuk kelengkapan prosesi adat Batak, tenun ikat ini banyak dibeli wisatawan untuk cendera mata," kata Siahaan, pedagang ulos di Pasar Balerong Balige, Senin.
Ulos Ragi Hotang, kata dia, istimewan sebagai kelengkapan pakaian adat Batak, sehingga turis lokal maupun mancanegara menjadikannya sebagai buah tangan.
Warna-warna kain tenun ini khas Batak, yaitu merah, hitam dan putih. Kain tenun khas Batak yang berbentuk selendang ini, merupakan lambang ikatan kasih sayang.
Proses pembuatannya membutuhkan waktu lama. Lewat sentuhan tangan ahli, ulos Ragi Hotang semakin indah dirangkai benang bermotifkan karya seni.
"Dari dulu hingga sekarang ulos ini tidak pernah sepi pembeli," kata Siahaan.
Hal senada disebutkan pedagang ulos lainnya, Boru Panjaitan, yang mengaku penjualan selendang tenun untuk prosesi acara adat Batak tersebut cenderung mengalami peningkatan setiap tahun.
Sebab, kata dia, ulos dibeli oleh konsumen untuk berbagai keperluan prosesi adat. Bahkan, saat ini banyak dijadikan sebagai busana cukup modis yang dijadikan sebagai jas pria dan umumnya dikenakan dalam acara pesta.
Boru Panjaitan mengaku, sejak generasi kakeknya, berdagang ulos di los yang ditempatinya secara turun temurun.
"Harga ulos ini sangat bervariasi. Ada yang dijual sekitar Rp40 ribu hasil tenun mesin dan ada yang harganya mencapai jutaan rupiah hasil tenunan tangan. Tergantung jenis dan penggunaannya," katanya.
Nai Miranda, warga Balige, menyebutkan membeli ulos di Pasar Balerong untuk keperluan pesta pernikahan putrinya dan akan disematkan ke mempelai dan sejumlah kerabat lainnya.
"Puluhan ulos kami beli, karena acara mangulos merupakan prosesi adat yang bermakna sangat besar dalam pesta adat Batak," katanya.
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Model terbaru Yamaha Fazzio Hybrid - Connected jadi motor terlaris di Blibli
20 February 2022 9:39 WIB, 2022
Penjualan mobil listrik-hybrid 2021, Hyundai Kona dan Corolla Cross terlaris
15 January 2022 9:04 WIB, 2022
Film James Bond "No Time to Die" berhasil meraup Rp165 miliar di China
31 October 2021 16:29 WIB, 2021
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022