Tanaman Cabai Lambar Diserang Hama Kuning
Selasa, 20 September 2011 6:49 WIB
Tanaman cabai diserang hama kuning (FOTO ANTARA/Gatot Arifianto)
Liwa, Lampung (ANTARA LAMPUNG) - Kemarau yang terjadi di Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung membuat ribuan batang tanaman cabai merah di daerah itu terserang hama kuning.
"Kemarau yang terjadi sejak dua bulan terakhir membuat tanaman cabai merah saya terkena hama kuning, sehingga tanaman cabe merah dipastikan tidak berbuah," kata Muslimin (37), petani di Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat, sekitar 279 Km dari Bandarlampung, di Liwa, Senin.
Dia menjelaskan, petani kesulitan mengendalikan hama tersebut, membuat hama kuning merajalela.
Menurut dia, petani merugi hingga puluhan juta, sebab sebagian tanaman tidak menghasilkan buah.
"Hama kuning berawal dari serangan kutu kebul yang menggerogoti daun dan akar tanaman, membuat tanaman cabe merah menguning," kata petani itu.
Dia menjelaskan bahwa akibat kekurangan air, kutu kebul penyebab hama kuning semakin merajalela.
Kemudian, lanjut dia, petani kewalahan menanggulangi hama tersebut.
Petani lain di Kecamatan Sukau, Tarmuzi (35) mengatakan, kemarau panjang merusak belasan hektare tanaman sayur petani.
"Memang ada beberapa jenis tanaman sayur yang tahan dengan kondisi kemarau, namun untuk jenis tanaman cabai tak mampu menghadapi kondisi alam tersebut," kata dia.
Menurunya hasil panen cabe merah tidak diimbangi dengan harga cabai merah di pasaran, di mana saat ini harga cabai berkisar Rp23 ribu per kilogram.
"Kemarau yang terjadi sejak dua bulan terakhir membuat tanaman cabai merah saya terkena hama kuning, sehingga tanaman cabe merah dipastikan tidak berbuah," kata Muslimin (37), petani di Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat, sekitar 279 Km dari Bandarlampung, di Liwa, Senin.
Dia menjelaskan, petani kesulitan mengendalikan hama tersebut, membuat hama kuning merajalela.
Menurut dia, petani merugi hingga puluhan juta, sebab sebagian tanaman tidak menghasilkan buah.
"Hama kuning berawal dari serangan kutu kebul yang menggerogoti daun dan akar tanaman, membuat tanaman cabe merah menguning," kata petani itu.
Dia menjelaskan bahwa akibat kekurangan air, kutu kebul penyebab hama kuning semakin merajalela.
Kemudian, lanjut dia, petani kewalahan menanggulangi hama tersebut.
Petani lain di Kecamatan Sukau, Tarmuzi (35) mengatakan, kemarau panjang merusak belasan hektare tanaman sayur petani.
"Memang ada beberapa jenis tanaman sayur yang tahan dengan kondisi kemarau, namun untuk jenis tanaman cabai tak mampu menghadapi kondisi alam tersebut," kata dia.
Menurunya hasil panen cabe merah tidak diimbangi dengan harga cabai merah di pasaran, di mana saat ini harga cabai berkisar Rp23 ribu per kilogram.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Lampung sebut Gerakan Tanam Cabai untuk antisipasi kenaikan harga
03 September 2025 21:25 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Mulai Februari, penerbangan internasiol melalui Bandara Radin Inten Lampung
14 January 2019 10:31 WIB, 2019
KAI sediakan tiket angkutan terusan rute kertapati-tanjungkarang-gambir
14 December 2018 13:39 WIB, 2018