
Pemkab Lampung Selatan percepat program berbasis data tekan angka kemiskinan

Kita harus memastikan setiap program yang dilaksanakan memiliki dampak langsung dan terukur terhadap pengurangan kemiskinan
Lampung Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Lampung mempercepat pelaksanaan program pembangunan berbasis data guna menekan angka kemiskinan dan memastikan seluruh bantuan serta intervensi pemerintah tepat sasaran.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekda Lampung Selatan Tri Umaryani di Kalianda, Selasa, mengatakan pembangunan daerah harus didasarkan pada data yang akurat dan kondisi riil masyarakat, sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
“Kita harus memastikan setiap program yang dilaksanakan memiliki dampak langsung dan terukur terhadap pengurangan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target realisasi anggaran,” kata dia.
Angka kemiskinan di Kabupaten Lampung Selatan pada 2025 tercatat 12,05 persen, sedangkan angka kemiskinan ekstrem 0,60 persen.
Meskipun menunjukkan tren yang terus membaik, capaian tersebut masih berada di atas rata-rata Provinsi Lampung maupun nasional.
Oleh karena itu, Tri meminta seluruh perangkat daerah menjadikan penurunan kemiskinan salah satu prioritas utama dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja tahun 2026.
Menurutnya, setiap program yang dijalankan harus mampu memberikan dampak nyata dan terukur terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saya menekankan pentingnya pemutakhiran dan validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan,” katanya.
Dia juga meminta seluruh perangkat daerah yang mengelola bantuan sosial menggunakan data DTSEN agar berbagai intervensi pemerintah dapat tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Selain aspek data, ia menyoroti realisasi anggaran program penanggulangan kemiskinan yang hingga Triwulan I Tahun 2026 masih berada pada kisaran 14 hingga 19 persen.
“Saya harap percepatan pelaksanaan kegiatan pada triwulan II agar target pembangunan dan pengurangan kemiskinan dapat tercapai secara optimal,” ucapnya.
Ia mengarahkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta berbagai bantuan sosial dapat terintegrasi dengan data DTSEN.
“Dengan demikian, seluruh program pemerintah dapat saling mendukung dan memberikan hasil yang lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar dia.
Pemkab Lampung Selatan berharap, seluruh perangkat daerah semakin memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas data dan pelaporan, serta mengoptimalkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap penurunan kemiskinan guna mewujudkan Lampung Selatan yang lebih sejahtera, maju, dan berdaya saing.
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
