
Nova Arianto tekankan pentingnya mental untuk penguatan timnas U-17

Karena menurut saya itu hal yang penting. Karena di saat mereka tidak mempunyai mental yang kuat, ya pastinya kita akan sulit menghadapi tim sekelas China.
Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Pelatih timnas Indonesia U-17 Nova Arianto menegaskan pentingnya kekuatan mental, keberanian dalam duel, serta peningkatan jam terbang internasional setelah timnya menjalani dua laga uji coba melawan China U-17.
Pada laga uji coba kedua melawan timnas China U-17 yang dimainkan di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu, timnas Indonesia takluk 2-3 dari tamunya tersebut.
Pada pertemuan sebelumnya yang dimainkan di tempat yang sama pada Minggu (8/2), pasukan Nova kalah telak 0-7.
"Hari ini kita melihat wajah pertandingan yang berbeda ya. Karena di sebelumnya kita... kita tahu kita kalah 7-0. Dan hari ini, saya bersyukur, sekali lagi walaupun hasilnya masih belum sesuai dengan harapan kita, tetapi saya melihat pemain berubah secara mental," kata Nova pada jumpa pers setelah pertandingan.
"Karena menurut saya itu hal yang penting. Karena di saat mereka tidak mempunyai mental yang kuat, ya pastinya kita akan sulit menghadapi tim sekelas China. Tapi saya senang hari ini semua pemain bekerja sama sangat luar biasa, bermain disiplin sesuai dengan instruksi, dan itu yang harus mereka bawa nantinya."
"Karena mereka ke depan akan ada di Piala AFF dan Piala Asia. Dan harapannya, menjadi tradisi kita lolos Piala Dunia bisa tetap berjalan," lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa pada laga kedua para pemain tampil lebih percaya diri, disiplin, serta berani melakukan duel fisik, sesuatu yang dinilai masih kurang pada pertemuan pertama.
“Saya melihat hari ini pemain jauh lebih berani. Di pertandingan pertama banyak pemain jatuh saat main body dengan pemain China, sekarang mereka lebih siap,” katanya.
Selain aspek mental, Nova juga menyoroti keterbatasan pengalaman internasional yang dimiliki para pemain U-17.
Ia mengakui sebagian besar pemain saat ini baru terbiasa tampil di kompetisi domestik seperti Elite Pro Academy (EPA), sehingga masih membutuhkan adaptasi menghadapi lawan dengan level lebih tinggi.
Menurut Nova, timnas U-17 harus mendapatkan lebih banyak laga uji coba internasional sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen besar.
“Kita berharap pemain bisa mendapatkan jam terbang internasional. Dulu sebelum Piala Asia (U-17) dan Piala Dunia (U-17), tim bisa menjalani sekitar 17 pertandingan uji coba. Itu yang membuat pemain lebih siap,” ujarnya.
Nova juga tidak menutupi kekalahan besar pada laga pertama melawan China dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi penting bagi tim pelatih.
“Kekalahan itu jadi pelajaran besar buat kami. Dari situ kita evaluasi soal disiplin bertahan, keberanian duel, dan kepercayaan diri pemain,” kata Nova.
Ia berharap pengalaman dari dua pertandingan tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi para pemain dalam menghadapi agenda internasional berikutnya, termasuk Piala AFF U-17 dan Piala Asia U-17.
“Semoga semua pemain bisa belajar dari dua pertandingan ini dan membawa pengalaman itu ke depan,” pungkasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Nova Arianto tekankan mental dan jam terbang untuk timnas U-17
Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
