Logo Header Antaranews Lampung

Peradi Bandarlampung apresiasi aksi berjalan aman dan damai tanpa anarkis

Senin, 1 September 2025 16:42 WIB
Image Print
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bandarlampung, Bey Sujarwo. (ANTARA/ADAM)
Apresiasi dari saya setinggi-tingginya baik itu kepada masyarakat, pihak keamanan, rekan-rekan advokat yang ikut turun memantau, dan lainnya.

Bandarlampung (ANTARA) - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bandarlampung Bey Sujarwo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mahasiswa, masyarakat dan aparat keamanan yang telah membuat aksi unjuk rasa berjalan dengan aman dan damai.

"Apresiasi dari saya setinggi-tingginya baik itu kepada masyarakat, pihak keamanan, rekan-rekan advokat yang ikut turun memantau, dan lainnya. Akhirnya kita semua bisa lega menyaksikan bahwa aksi yang disampaikan generasi muda kita di Lampung bisa tertib tanpa ada anarkis," katanya di Bandarlampung, Senin.

Meski aksi tersebut telah berjalan damai, ia tetap mengimbau kepada mahasiswa, masyarakat dan aparat keamanan untuk tetap waspada terhadap adanya potensi provokasi dari pihak tidak bertanggung jawab.

"Kita semua tetap harus waspada atas orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk mengacaukan semuanya," kata dia.

Untuk memastikan bahwa tidak ada yang saling dirugikan terkait perbuatan hukum, ia menginstruksikan kepada seluruh anggota Peradi Kota Bandarlampung agar memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma (probono) kepada masyarakat pengunjuk rasa yang berhadapan dengan hukum, dengan tetap menjunjung tinggi kode etik advokat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Saya instruksikan rekan-rekan advokat agar dapat membantu adik-adik kita yang berhadapan dengan hukum secara cuma-cuma," katanya.

Di sela aksi unjuk rasa di Lampung, Bey juga menyempatkan mengucapkan berduka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan yang tewas terlindas oleh oknum Brimob beberapa waktu lalu.

"Saya mengucapkan turut berduka cita kepada Affan Kurniawan. Mudah-mudahan semua proses hukum berjalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan cepat, tepat, dan menjatuhkan hukuman yang setimpal. Ini yang terakhir, diharapkan tidak ada Affan yang lain," katanya.

Baca juga: Praktisi hukum imbau masyarakat tak lakukan perbuatan melanggar pidana

Baca juga: Tokoh hukum ingatkan kewaspadaan atas oknum yang tidak bertanggung jawab

Baca juga: Tokoh hukum imbau masyarakat untuk lakukan aksi damai saat sampaikan aspirasi



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026