Bocah SDN 1 Waymuli panjat tiang bendera agar merah putih tetap berkibar

id Lampung Selatan,Bocah sd ,Panjat tiang bendera

Bocah SDN 1 Waymuli panjat tiang bendera agar merah putih tetap berkibar

Suasana saat aksi heroik seorang bocah SD memanjat tiang bendera pada upacara HUT ke-80 RI di Lapangan Merpati, Kecamatan Rajabasa. ANTARA/HO/Warga

Anak ini pahlawan cilik. Tanpa keberaniannya, bendera kita tidak akan berkibar hari ini

Lampung Selatan (ANTARA) - Seorang bocah siswa Sekolah Dasar (SD), nekat memanjat tiang bendera untuk memperbaiki pengait demi menyelamatkan merah putih agar tetap berkibar saat pelaksanaan upacara HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Peristiwa heroik yang terjadi di Lapangan Merpati, Minggu, diabadikan oleh warga setempat dengan memakai ponsel, sehingga peristiwa itu viral di media sosial (medsos).

Bocah SD tersebut diketahui bernama Raihan Diaz Rinawi siswa kelas lima di SDN 1 Waymuli yang sedang mengikuti upacara bendera HUT ke-80 RI.

Camat Rajabasa Firdaus mengaku bangga atas aksi keberanian seorang bocah SD yang memanjat tiang bendera agar bendera merah putih dapat tetap berkibar.

"Anak ini pahlawan cilik. Tanpa keberaniannya, bendera kita tidak akan berkibar hari ini,” katanya.

Menurut dia, aksi heroik Raihan itu langsung mendapatkan respons dari Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama. Bahkan, kata dia, bupati meminta kepada Camat Rajabasa untuk menghadirkan bocah itu dalam upacara penurunan bendera di Menara Siger.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Waymuli Agus Subagyo juga bangga atas aksi heroik anak didiknya yang memanjat tiang bendera pada saat upacara HUT ke-80 RI di Kecamatan Rajabasa.

"Alhamdulillah, anak ini mempunyai jiwa semangat besar, saya sangat terharu dan bangga," ujarnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bocah SD panjat tiang bendera agar Merah Putih tetap berkibar

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.