Bulog Lampung: Target penyaluran SPHP Juli-Desember 39.301 ton

id Bulog lampung, penyaluran SPHP, sphp lampung, beras lampung

Bulog Lampung: Target penyaluran SPHP Juli-Desember 39.301 ton

Ilustrasi- Beras SPHP yang disalurkan melalui program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi di Lampung Selatan. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Bandarlampung (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung menyatakan bahwa target penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) selama periode Juli-Desember 2025 di wilayahnya berjumlah 39.301 ton.

"Kuota beras yang harus disalurkan melalui program SPHP di periode Juli hingga Desember 2025 berjumlah 39.301 ton. Dan sudah ada penugasan kepada Bulog untuk segera melakukan penyaluran mulai bulan ini," ujar Pimpinan Wilayah Perum BULOG Kanwil Lampung Nurman Susilo di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan dalam pelaksanaan penyaluran beras SPHP, terdapat sejumlah perubahan pola penyaluran. Dimana saat ini hanya ada empat saluran yang diperbolehkan.

"Empat saluran tersebut melalui toko di dalam pasar, dengan Program Gerakan Pangan Murah, Koperasi Desa Merah Putih, dan kios binaan pemerintah daerah. Contohnya seperti Kios Pangan di bawah dinas tanaman pangan, Kios Inflasi di bawah dinas perdagangan dan perindustrian. Empat saluran ini yang sekarang jadi saluran SPHP," katanya.

Dia menjelaskan dalam penyaluran beras SPHP juga ada sejumlah aturan tambahan salah satunya proses penyaluran harus memiliki rekomendasi dari kepala UPT Pasar atau pun dinas terkait untuk memastikan toko benar ada di wilayah pasar.

"Dalam beberapa waktu ini sejumlah toko di berbagai pasar sudah datang ke kantor Bulog untuk mendaftarkan diri sebagai penyalur beras SPHP," ucap dia.

Menurut dia, untuk jumlah beras SPHP yang akan disalurkan kepada setiap toko tersebut mencapai dua ton per pekan untuk satu toko.

"Kami optimis target dapat tercapai, yang terpenting semua toko sudah melalui verifikasi, maka semua aman," tambahnya.

Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.