Logo Header Antaranews Lampung

1.308 musisi bermain musik secara bersamaan di Saburai Grand Jam 2025

Minggu, 20 Juli 2025 09:55 WIB
Image Print
Kapolda Lampung irjen Pol Helmy Santika bersama 1.308 musisi Lampung mulai dari drummer, gitaris, basis, keyboardis, hingga vocalis secara bersamaan menyanyikan lagu-lagu daerah hingga lagu milik Band Padi Reborn.  (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)
Secara resmi bermain musik bersama malam ini tercatat sebagai rekor MURI dengan tajuk pertunjukan band dengan musisi terbanyak di Indonesia

Bandarlampung (ANTARA) - Sebanyak 1.308 musisi Lampung mulai dari drummer, gitaris, basis, keyboardis, hingga vokalis secara bersamaan menyanyikan lagu-lagu daerah hingga lagu milik Band Padi Reborn.

Museum Record Dunia Indonesia (MURI) menyematkan acara Saburai Grand Jam 2025 yang dihadiri 1.308 musisi mencatatkan rekor MURI dengan kategori musisi terbanyak di Indonesia.

Perwakilan MURI Triyono mengatakan pihaknya secara resmi telah mencatat bahwa ribuan musisi tersebut memecahkan rekor.

"Secara resmi bermain musik bersama malam ini tercatat sebagai rekor MURI dengan tajuk pertunjukan band dengan musisi terbanyak di Indonesia," kata Triyono di Lapangan Saburai Enggal, Bandarlampung, Sabtu (19/7) malam.

Ia mengatakan para musisi telah berkolaborasi secara luar biasa dan seluruh pihak yang terlibat telah bekerja keras atas keberhasilan dalam menyajikan mahakarya yang luar biasa.

"Maka pada malam hari ini menjadi catatan rekor MURI, bahwa musik adalah sebuah anugerah bisa meningkatkan kekuatan dan memberikan kebebasan kepada orang untuk berkreasi. Musik telah mempertegas pesan itu bahwa siapapun itu apapun profesinya bisa harmoni lewat musik," ungkap Triyono.

Sebelumnya, tim MURI telah berkoordinasi dengan panitia sejak Juni 2025 untuk mewujudkan rekor tersebut, mengingat pencapaian ini bukan merupakan hal yang mudah diperoleh.

Saburai Grand Jam 2025 diharapkan dapat terus menggelorakan semangat kebanggaan nasional, karena rekor ini merupakan kategori super latif dengan ukuran yang jelas, yaitu musisi yang sangat banyak.

Sementara itu, CEO Langgeng Harmoni Sejahtera (LHS) penyelenggara Grand Jam Saburai 2025, Lurie Munthari atau yang akrab disapa Lurie, merasa sangat bersyukur rekor musisi terbanyak nge-jam bareng telah tercatat di MURI.

"Penghargaan MURI ini dari musisi Lampung untuk Indonesia, terutama rekor penghargaan ini untuk masyarakat Lampung," kata Lurie.

Ia mengatakan penghargaan ini bukan milik pribadi, tetapi merupakan hasil kerja keras dedikasi dan luar biasa dari banyak pihak.

"Karena sukses Saburai Grand Jam 2025 ini berkat partisipasi semua pihak dalam kegiatan ini, kami terima kasih atas semua dukungannya dan semua ini menjadi penyemangat untuk berkarya dalam musik," kata Lurie.

Ribuan musisi tersebut membawakan beberapa lagu secara serempak dan kompak, diantaranya "Kehidupan" yang populer dinyanyikan God Bless serta "Khayalan Tingkat Tinggi" oleh Noah.

Kemudian, lagu "Medley Nusantara" aransemen musisi Lampung David yang mencakup lagu "Sang Bumi Ruwa Jurai", "Cublak-Cublak Suweng", dan berbagai lagu khas daerah Nusantara lainnya, yang dinyanyikan musisi jalanan menggunakan alat-alat tradisional.

Selanjutnya, ribuan musisi itu turut membawakan "Bendera" yang populer dinyanyikan Cokelat dan "Sobat" yang juga bersamaan dinyanyikan Padi.

Dalam kesempatan itu, Band Padi turut mengadakan konser tunggal secara singkat dengan menyanyikan lagu-lagu andalan seperti "Sobat", "Sang Penghibur", "Menanti Sebuah Jawaban", "Mahadewi", hingga lagu soundtrack film Ipin dan Upin "Sahabat Selamanya" hingga "Harmoni".

Para Sobat Padi Lampung juga turut dalam lantunan lagu yang dinyanyikan oleh Fadly sang vokalis, Piyu sang gitaris, Rindra Basis, Yoyo Drummer hingga Ari Gitaris, untuk menikmati malam di Bandarlampung.

Hentakan lagu-lagu dari band legendaris tersebut membuat para penonton tersihir dalam menikmati musik era-era akhir tahun 1990an.



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026