Logo Header Antaranews Lampung

Gedung Putih pisahkan pendukung Trump dengan pendukung Elon Musk

Minggu, 8 Juni 2025 18:04 WIB
Image Print
Foto arsip - CEO Tesla Inc. sekaligus SpaceX Elon Musk menjawab pertanyaan wartawan usai peluncuran layanan internet berbasis satelit Starlink di Puskesmas Pembantu Sumerta Klod Denpasar, Bali, Minggu (19/5/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU.)
Kami akan menyingkirkan teman-teman Elon

Moskow (ANTARA) - Staf Gedung Putih menghubungi sejumlah pejabat senior yang mendukung Presiden AS Donald Trump dan mantan sekutunya, miliarder Elon Musk, guna meminta mereka memilih siapa yang mereka dukung dalam perseteruan Trump-Musk, sebut laporan Rolling Stone mengutip sumber yang memahami masalah ini.

"Kami akan menyingkirkan teman-teman Elon," kata seorang pejabat senior pemerintahan Trump kepada majalah tersebut seperti dikutip RIA Novosti, Ahad.

Staf Gedung Putih telah mulai menelepon dan mengirim pesan kepada beberapa rekan dekat Trump dan Musk, termasuk donatur partai besar, tokoh konservatif, dan lainnya.

Mereka diminta untuk memilih siapa yang mereka dukung dalam perseteruan Trump-Musk tersebut, kata sumber Gedung Putih itu seraya menambahkan bahwa itu mungkin "pilihan termudah yang pernah mereka buat."

Menurut sumber tersebut, saat Musk dan Trump bertengkar di depan publik pada Kamis, para anggota pemerintah Amerika Serikat dan orang-orang terdekat Trump "dibanjiri" pesan-pesan dari sekutu eksternal, serta kolega dari kalangan bisnis, media, dan elit politik, yang menekankan kesetiaan mereka kepada Trump.

Perselisihan Trump dan Musk pecah pekan ini setelah miliarder itu mengkritik RUU pemotongan pajak dan pengeluaran yang didukung Gedung Putih.

Perselisihan itu dengan cepat meningkat menjadi serangan pribadi di media sosial dan menimbulkan kehebohan di kalangan politisi dan pebisnis AS.

Sumber: RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gedung Putih mulai pisahkan pendukung Trump dengan pendukung Musk



Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026