
Gus Ipul: tetaplah bersaudara usai pemilu

Surabaya (ANTARA) - Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengimbau masyarakat tetap bersaudara usai Pemilihan Umum 2019, terutama terkait hasil Pemilihan Presiden.
“Apapun hasilnya, harus tetap ‘Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur (semua bersaudara, semua makmur),” ujarnya usai menggunakan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) 06, Gayungan Surabaya, Rabu.
Wagub Jatim periode 2009-2019 tersebut ke TPS bersama istrinya, Fatma Saifullah Yusuf dan putra keduanya, Mohammad Falihuddin Daffa yang tiba Gus Ipul tepat pukul 11.00 WIB.
Gus Ipul mengenakan setelan kemeja muslim berlengan panjang berwarna putih serta sarung berwarna putih, sedangkan istrinya mengenakan terusan hitam dengan jilbab berwarna putih, lalu putranya juga mengenakan pakaian putih.
Setelah antre, satu jam kemudian Gus Ipul dan keluarga baru mendapat panggilan mencoblos atau tepatnya pukul 12.15 WIB.
Gus Ipul menyampaikan bahwa inti dari proses demokrasi kali ini adalah menjaga kerukunan usai pemilihan, suasana tetap tercipta kondusif dan rakyatnya aman serta nyaman.
“Intinya selepas pemilu ini harus rukun kembali. Ini yang harus terus didorong pada semua pihak. Kerukunan adalah kunci, saatnya rukun kembali,” ucapnya.
Sementara itu, terkait kedatangannya ke TPS menggunakan sarung dan berpakaian putih, komisaris utama PT PTPN X itu mengaku mengikuti instruksi PWNU Jatim.
Terlebih posisinya sebagai Nahdliyyin, termasuk salah seorang ketua PBNU sehingga harus mengikuti instruksi yang diarahkan organisasi.
Pemilihan umum serentak digelar 17 April 2019, yakni memilih anggota DPRD II, DPRD I, DPR RI, DPD serta presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.
Pemilihan Presiden diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma’ruf Amin di nomor urut 01, serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02.
Pewarta : Fiqih Arfani
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
