Logo Header Antaranews Lampung

DPRD Jatim Kunjungan Kerja ke Lampung

Kamis, 27 Juli 2017 10:20 WIB
Image Print
Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung (ist)
...Kami ingin mengetahui persiapan dan sinergi yang dilakukan dalam pembangunan di Provinsi Lampung, seperti sektor pariwisata, ujarnya...

Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, guna mempelajari pembangunan berbagai bidang terutama infrastruktur.

"Kami dari legislatif Jatim kunker ke Lampung mempelajari pembangunan dan bagaimana mekanisme Provinsi Lampung untuk mewujudkan pembangunan yang signifikan," ujar Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Eddy Paripurna, di Bandarlampung, Rabu.

Eddy mengharapkan kepada Pemprov Lampung untuk dapat berbagi pengalaman dan sistem yang dilakukan, sehingga kemajuan di Provinsi Lampung begitu pesat.

"Kami ingin mengetahui persiapan dan sinergi yang dilakukan dalam pembangunan di Provinsi Lampung, seperti sektor pariwisata," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Budiharto menyatakan pariwisata sendiri terhadap pembangunan di Provinsi Lampung sangatlah berkaitan, karena sektor itu merupakan progran unggulan daerah setempat.

"Pariwisata begitu dekat dengan pembangunan. Kami bersama Dinas PU berupaya mempercepat aksesbilitasnya. Seperti sekarang sedang membahas akses untuk menuju Taman Nasional Waykambas, hal yang harus dibenahi, termasuk alokasi anggarannya pada tahun ini," ujarnya.

Hal Itu, lanjutnya, sebagai contoh bersinergi untuk pembangunan sektor pariwisata.

Pada 2016, Budiharto mengatakan kurang lebih 7.600.000 wisatawan lokal dan 160.000 dari mancanegara yang berkunjung, dan akan semakin bertambah setiap tahunnya.

"Pasti akan terus meningkat tajam, karena sudah dibukanya penerbangan yang langsung dari Lampung ke Surabaya, Yogja, dan Bandung yang memudahkan wisatawan dari provinsi lain menuju Lampung. Nantinya juga akan adanya jalan tol untuk mempermudah akses wisatawan dari pulau Sumatera seperti Jambi dan Palembang," katanya.

Terkait pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Lampung, mengatakan proses penyusunan anggaran dalam insfastruktur berlandaskan rencana strategis Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo sampai akhir 2019 di targetkan kondisi jalan mantap 85 persen.

"Peningkatan akan selalu dicapai, dan survei jalan mantap dan tidak mantap dilakukan setiap tahunnya, sehingga kondisinya menjadi baik ,"ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung juga akan menganggarkan yang dibutuhkan ditahun selanjutnya yang difokuskan dengan konektivitas jalan dan jembatan, serta diproritaskan daerah-daerah yang strategis yang berada di berbagai daerah setempat.

Perwakilan Bapedda Provinsi Lampung menuturkan terkait kegiatan pembangunan infrastruktur Provinsi Lampung pada 2017, seperti pembangunan dan pemeliharaan ruas jalan provinsi dan pembangunan jembatan, pengembangan pelabuhan panjang, lalu pengembangan dermaga Bakauheni.

Kemudian, pembangunan gas kota dan pembangunan irigasi serta pengairan yang dipusatkan di daerah prioritas yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung.

(ANTARA)



Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026