Logo Header Antaranews Lampung

Batiqa Hotel Lampung Usung Kearifan Lokal Nusantara

Kamis, 2 Juni 2016 22:13 WIB
Image Print
Manajemen Batiqa Hotel menyantuni anak yatim saat soft opening di Bandarlampung, Kamis (2/6). (FOTO: ANTARA Lampung/Agus Setyawan)
"Batiqa ini mengadopsi dari kata batik quality A, jadi konsep kearifan lokal nusantara yang akan terus dikedepankan serta memaksimalkan pelayanan agar masyarakat tidak rugi menginap di hotel ini," kata Jeny Wedhaningsri.

Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Batiqa Hotel Lampung mengusung kearifan lokal Nusantara untuk menggaet minat konsumen menginap pada hotel kelas bintang tiga yang baru diresmikan di Kota Bandarlampung Provinsi Lampung.

"Pada dasarnya semua konsep perhotelan memiliki kesamaan, namun terdapat beberapa yang bisa menjadi andalan sehingga bisa membedakan dari yang lainnya," kata General Manajer Batiqa Hotel Lampung Jeny Wedhaningsri, usai Soft Opening Batiqa Hotel Lampung, di Bandarlampung, Kamis (2/6).

Menurut dia, konsep Batiqa Hotel juga tidak jauh berbeda, hanya saja seperti halnya nama yang digunakan merupakan upaya pelestarian pihak manajemen terhadap batik.

"Batiqa ini mengadopsi dari kata batik quality A, jadi konsep kearifan lokal nusantara yang akan terus dikedepankan serta memaksimalkan pelayanan agar masyarakat tidak rugi menginap di hotel ini," katanya lagi.

Batiqa Lampung, ia melanjutkan, juga memadukan konsep kearifan budaya lokal yakni motif tapis dengan unsur modernisasi. Hasilnya, katanya lagi, adalah hotel yang hangat dengan pelayanan terbaik.

Ia juga mengatakan, manajemen Batiqa melakukan komunikasi dengan seluruh konsumen yang menginap di hotel menggunakan email, sehingga masyarakat bisa langsung memberikan saran ataupun kritik terhadap pelayanannya.

"Jadi, manajemen hotel ini di Lampung juga akan selalu mendapatkan pengawasan secara langsung, sehingga tidak bisa semaunya memberikan pelayanan kepada konsumen," kata dia pula.

Selain itu, pihak Batiqa Hotel memberikan diskon atau pengurangan harga spesial selama soft opening, yaitu 20 persen dari tarif normal. "Selama dua bulan, pengunjung cukup membayar Rp355 ribu untuk kamar superior dan Rp605 ribu untuk kamar suite," katanya.

"Harga tersebut sudah termasuk sarapan untuk dua orang. Promo ini berlangsung selama dua bulan ke depan, hingga bulan Agustus," kata Jeny lagi.

Batiqa Hotel menawarkan 99 kamar superior dan 10 suite dengan fasilitas lengkap di dalamnya, serta dilengkapi dengan fasilitas yang disesuaikan untuk bisnis internasional, termasuk beberapa ruang pertemuan, restoran, tempat kebugaran dan lounge (tempat bersantai).

"Saat ini kami sudah membuka 45 kamar. Dalam tiga bulan ke depan, tepatnya pada akhir Oktober, kami akan melakukan grand opening," katanya pula.

Vice President Director Michael Tjahaja mengatakan selain fasilitas terbaik yang ditawarkan, Batiqa Hotel Lampung juga siap bersaing dengan beragam menu pilihan mulai menu lokal, barat hingga Asia.

"Pesatnya pertumbuhan usaha hotel di Bandarlampung merupakan dampak dari peningkatan industri pariwisata, Batiqa Hotel Lampung hadir untuk segala kebutuhan baik bisnis maupun berlibur bagi anda," kata Michael lagi.

Dalam soft opening Batiwa Hotel dilakukan secara sederhana dengan simbolisasi penyerahan kunci oleh Vice President Director Michael Tjahaja kepada Jeny Wedhaningsri, General Manager Batiqa Hotel Lampung.

Batiqa Hotel juga menyempatkan menyalurkan CSR dengan turut mengundang anak-anak yatim piatu dari panti asuhan Husnul Khotimah.



Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026