Logo Header Antaranews Lampung

Kata Mendikbud hasil UKG cermin kompetensi guru

Rabu, 11 November 2015 09:01 WIB
Image Print
Mendikbud Anies Baswedan dan Dirjen GTK Sumarna Surapranata meninjau pelaksanaan UKG di SMPN 19 Jakarta. ( Foto: Afriani S/Okezone)
...UKG ini sebagai cermin bagi guru, nanti hasil UKG sudah ada. Apakah puas atau tidak, lalu kepingin belajar lagi, kata Mendikbud

Jakarta (ANTARA Lampung) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan uji kompetensi guru (UKG) diharapkan dapat diikuti seluruh guru karena hasilnya menjadi cermin kompetensi setiap guru.

"UKG ini sebagai cermin bagi guru, nanti hasil UKG sudah ada. Apakah puas atau tidak, lalu kepingin belajar lagi," kata Mendikbud kepada para guru yang usai mengikuti UKG di SMPN 19 Jakarta, Selasa.

Pelaksanaan uji kompetensi guru 2015 hari pertama untuk wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI) dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 19 Kebayoran Baru Jakarta Selatan dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 70 Bulungan, Jakarta Selatan.

Ke depan, Mendikbud menjelaskan para guru akan mendapatkan pelatihan sesuai dengan hasil UKG yang diraih.

"Tiap guru akan berbeda pelatihannya, ada yang kelas jauh, ada yang seminar, bergantung masing-masing hasil (UKG)nya," jelas Mendikbud.

"Disinilah, alasan UKG dilakukan secara menyeluruh bagi seluruh guru, bukan dilakukan secara sample. Jadi, Kemdikbud bertugas menyiapkan alat untuk bercermin, dan bapak ibu siapkan kompetensinya untuk diukur,"kata Anies.

Kepala Sekolah SMPN 19 Joko Suramto menjelaskan terdapat sebanyak 688 guru yang mengikuti UKG di SMPN 19, sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK).

Adapun penyelenggaraan UKG di SMPN 19 berlangsung selama 10 hari yaitu sejak 10 November sampai dengan 19 November 2015.

Sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK), SMPN 19 melaksanakan UKG daring (online) dengan menyediakan sebanyak 27 komputer.

"Kami siapkan 27 komputer, sebanyak 25 untuk peserta ujian, sisanya untuk cadangan kalu ada yang bermasalah," jelas Joko.

Tiga sesi pelaksanaan UKG di SMPN 19, yaitu sesi pertama 07.30-10.00 WIB. Sesi kedua, UKG dilaksanakan pada 10.30-13.00 WIB. Sesi ketiga, UKG dilaksanakan pada pukul 14.00- 16.30 WIB.

Lebih lanjut dikatakannya walaupun UKG dilaksanakan saat jam pelajaran sekolah berlangsung namun tidak mengganggu para siswa yang sedang belajar.

Erry Happy Prihatiningsih, peserta UKG sekaligus guru dari SMP PSKD IV Bulungan mengatakan tidak ada masalah ketika mengerjakan UKG online.

"Bisa dikerjakan, komputernya juga bisa karena tadi sempat diajari setengah jam sebelumnya, diajari apa yang harus di-klik, apa yang harus dilakukan kalau ada yang mau diperbaiki," ujarnya.

Terkait persiapan ujian, Erry peserta UKG dari mata pelajaran 097 Ilmu Pengetahuan Alam mengatakan dirinya sudah mempersiapkan diri dua minggu sebelum ujian, buka-buka situs dari dikbud kan ada kisi-kisi soal dan dari buku kumpulan yang sesuai dengan materi kisi-kisi," jelasnya.

Sebelumnya, Dirjen Guru dan Tenaga kependidikan Kemdikbud Sumarna Surapranata mengatakan sebanyak 2.587.253 guru akan melaksanakan UKG secara online di 4.114 Tempat Uji Kompetensi (TUK) di seluruh Indonesia dan UKG dilaksanakan mulai 9-29 November 2015.

"UKG memang tidak dilaksanakan secara serentak namun tergantung kesiapan daerah. Hingga pukul 13.00 WIB sudah sebanyak 123.199 guru melaksanakan UKG yang tersebar di sejumlah kabupaten-kota dan propinsi di Indonesia," kata Sumarna.



Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026