
SBY Tahu Soal Century?

Jakarta (ANTARA Lampung) - Salah satu inisiator hak angket Bank Century Bambang Soesatyo menyatakan buku Sejumlah Tanya Melawan Lupa karya rekan partainya, Mukhamad Misbakhun menyoroti fakta yang mengindikasikan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengetahui kasus Bank Century.
Dalam buku itu, kata Bambang, dikutip dialog pembicaraan antara SBY dengan mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra yang dilakukan pada masa pemilu presiden 2009, di mana SBY terpilih sebagai Presiden bersama Boediono sebagai Wakil Presiden.
"Dalam halaman 156, ada dialog antara SBY dengan Yusril. Saat itu, SBY bertanya kepada Yusril, apakah ia tetap dapat dilantik jika wakil presiden (Boediono) menjadi tersangka dan ditahan. Yusril menjawab tidak bisa dilantik karena presiden dan wakilnya satu paket," ujar Bambang mengutip isi buku karya Misbakhun di Jakarta, Rabu (19/8).
Yusril, kata Bambang, lalu bertanya balik dasar pertanyaan SBY soal Boediono itu. Belakangan Yusril mengetahui bahwa pertanyaan SBY berkaitan dengan kasus Bank Century.
Dengan demikian, lanjut Bambang, SBY sebenarnya sudah mengetahui ada yang salah dalam dana talangan Bank Century.
Bambang lalu menduga skandal Bank Century ada kaitannya dengan ambisi sebuah partai politik untuk meraih kekuasaan pada pilpres 2009.
Pada hari ini politisi Golkar Mukhamad Misbakhun meluncurkan buku berjudul "Sejumlah Tanya Melawan Lupa". Menurut Misbakhun, buku itu untuk memantik memori publik atas kasus Bank Century.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
