Logo Header Antaranews Lampung

Wisatawan Tiongkok Hindari Malaysia

Rabu, 26 Maret 2014 06:01 WIB
Image Print

Beijing (Antara/Reuters) - Kontroversi di seputar hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 memicu banyak wisatawan asal Tiongkok, yang sebelumnya menjadikan Malaysia sebagai negara tujuan berlibur, mencari tempat lain, kata beberapa agen perjalanan pada Selasa.
Sebelas agen perjalanan Tiongkok mengatakan kepada Reuters, pemesanan tiket ke Malaysia anjlok dan banyak orang membatalkan perjalanan mereka, di tengah rasa marah atas kurangnya informasi, yang diberikan pemerintah Malaysia kepada keluarga penumpang pesawat tersebut.
"Biasanya kami ada 30 sampai 40 pelanggan dalam sebulan untuk melakukan tur ke Singapura, Malaysia, dan Thailand. Sekarang tidak ada satupun yang memesan untuk rute tur itu," kata seorang agen perjalanan Chen.
"Turis bahkan tidak mempertimbangkan untuk pergi ke sana. Banyak juga yang mempunyai pandangan negatif terhadap negara itu sekarang," kata Chen yang bekerja pada agen perjalanan Comfort Travel di Guangzhou yang fokus pada tur Asia Tenggara.
Di Beijing, keluarga penumpang asal Tiongkok yang marah berunjuk rasa di luar gedung Kedutaan Besar Malaysia, menuntut penjelasan dari maskapai penerbangan dan menuding pemerintah Malaysia telah "menunda dan berbohong".
Penerbangan MH370 yang membawa 239 penumpang hilang dari radar komersial sekitar satu jam setelah lepas landas pada 8 Maret dari Kuala Lumpur menuju Beijing.
"Pemerintah Malaysia dengan sengaja menunda mengumumkan informasi sebenarnya mengenai penerbangan itu. Kami layak menghukum sikap yang sangat tidak bertanggung jawab ini dan memboikot pariwisata Malaysia," kata seorang pengguna Sina Weibo, Twitter ala Tiongkok.
"Pada awalnya saya ingin berwisata ke Malaysia tahun ini, sekarang saya rasa negara mereka sungguh menjijikkan," kata pengguna mikroblogger lain, "Mereka berbohong kepada semua orang selama setengah bulan."
Penurunan wisatawan Tiongkok bisa menghambat pencapaian target Malaysia di sektor pariwisata, meskipun pengaruhnya terhadap ekonomi kecil.
Menurut data Bank of America Merrill Lynch, wisatawan Tiongkok memberikan kontribusi 12 persen terhadap total jumlah kedatangan wisatawan dan 0,4 persen kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto.
Malaysia menargetkan jumlah wisatawan pada 2014 mencapai 28 juta dengan pemasukan mencapai 76 miliar ringgit (Rp262 triliun).
Beberapa agen perjalanan telah membatalkan kelompok wisata ke Malaysia dan berhenti mempromosikan potongan harga tiket karena takut menjadi sasaran kemarahan pelanggan.
"Insiden Malaysia Airlines melibatkan sentimen nasional. Jika kami menentang arus sekarang, saya takut akan jadi provokatif," kata seorang agen perjalanan yang dikenali sebagai Xu.
Berdasar sebuah jajak pendapat dalam jaringan di laman Sina Weibo, 77,5 persen dari lebih 21 ribu responden mengatakan tragedi MH370 akan mempengaruhi keputusan mereka untuk berwisata ke Malaysia.
Menteri Pariwisata Malaysia Nazri Aziz mengatakan pada Senin bahwa kampanye "Tahun Kunjungan Malaysia" di Tiongkok akan dihentikan sampai kasus MH370 ditutup.


Penerjemah/Redaktur : S. Haryati/Hisar Sitanggang



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026