
Ditahan Sebarkan Sas-Sus H7N9

Dua pengguna Internet, yang bermarga Li dan Cai, ditahan selama lima hari karena menyebarkan informasi palsu sebab tak ada kasus H7N9 yang telah dilaporkan di provinsi tersebut."
Guiyang (Antara/Xinhua-OANA) - Tiga orang di Provinsi Guizhou, China Barat-daya, telah ditahan oleh polisi karena menyebarkan desas-desus mengenai virus maut flu unggas H7N9 di Internet, kata pemerintah setempat, Rabu.
Dua pengguna Internet, yang bermarga Li dan Cai, ditahan selama lima hari karena menyebarkan informasi palsu sebab tak ada kasus H7N9 yang telah dilaporkan di provinsi tersebut, kata Biro Keamanan Masyarakat Guiyang, Ibu Kota Provinsi itu.
Mereka menulis di blog mikro mereka pada Senin (8/4) bahwa "pemeriksaan sampel positif bagi virus H7N9 di pasar unggas hidup Jinyang di Guiyang", demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu siang. Banyak pengguna Internet menyiar-pancarkan pesan daring tersebut, kata biro itu.
Seorang lagi pengguna Internet, yang bermarga Gong, secara aktif ikut dalam penyebaran desas-desus tersebut, yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan sebagian pengguna Internet dan warga lokal. Gong ditahan selama 10 hari, kata biro itu.
Penerjemah: Chaidar.
Pewarta :
Editor:
M. Tohamaksun
COPYRIGHT © ANTARA 2026
