
Premium Habis, Warga Gunakan Pertamax

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG)- Sebagian stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Bandarlampung dalam seminggu terakhir mulai kehabisan premium sehingga banyak warga setempat yang akhirnya membelinya di pengecer atau menggunakan pertamax.
Meski demikian, antrean di berbagai SPBU belum sampai mengular, demikian pantauan pada Kamis pagi.
Menurut salah satu petugas SPBU di Jl Antasari, Yuni, stok premium di SPBU itu kadang habis, meski tidak lama kemudian pasokannya dari Pertamina datang.
"Kalau pertamax tidak pernah habis, stoknya banyak," katanya.
Di kawasan Antarasari yang merupakan pusat perdagangan utama di Bandarlampung itu, terdapat dua SPBU.
Sementara di sejumlah SPBU di kawasan Rajabasa dan Telukbetung, mulai sering kehabisan premium, namun stok solar dan pertamax tetap banyak.
Sejumlah pengendara terlihat memilih menggunakan pertamax, namun mereka membelinya hanya secukupnya saja, karena harganya naik mendekati Rp10.000/liter.
Harga pertamax di Bandarlampung sekarang ini menjadi Rp9.980/liter, sebelumnya hanya Rp9.200/liter.
Pewarta :
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
