
Pertamina Lampung : Pertamax Solusi Penghematan BBM

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Sales Area Manager Pertamina Bengkulu-Lampung, Tri Okto, menyebutkan penggunaan pertamax merupakan salah satu solusi upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) sehingga tidak memberatkan anggaran negara.
"Premium dan solar merupakan bahan bakar bersubsidi dan masih menggunakan anggaran negara sehingga harganya cukup rendah," kata dia, di Bandarlampung, Jumat.
Menurut dia, pihaknya selama ini terus menyerukan penghematan dalam penggunaan bahan bakar minyak khususnya jenis premium, solar dan minyak tanah.
"Harga pertamax memang cukup tinggi sebesar Rp9.400 per liter sedangkan solar dan premium hanya sebesar Rp4.500 per liter sehingga masih jarang yang menggunakan bahan bakar pertamax tersebut," kata dia.
Ia menambahkan, berbagai upaya seperti menginstruksikan pengusaha SPBU untuk terus menawarkan pertamax saat masyarakat membeli premium.
Namun, ia menerangkan, dalam pelaksanaannya memang memiliki berbagai kendala di mana masih banyak daerah yang SPBU tidak tersedia pertamax sehingga perlu adanya langkah langkah lebih lanjut.
Tri Okto menambahkan, untuk penjualan di Lampung saat ini masih cukup baik sehingga harus terus ditingkatkan sehingga ke depan tidak ada lagi antrean kendaraan di tiap SPBU untuk mendapatkan bahan bakar.
"Semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan pertamax diharapkan dapat mengurangi pengeluaran negara dalam mensubsidi pengadaan bahan bakar jenis premium dan solar," ujarnya menerangkan.
Kenaikan konsumsi yang cukup besar itu, ia melanjutkan, merupakan satu masalah utama ketersediaan energi di Indonesia di tengah penurunan produksi minyak mentah.
Pewarta :
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
