
Bridge- Tim Putri Lolos Ke Semifinal

Jakarta (ANTARA LAMPUNG) - Tim putri Indonesia lolos ke semifinal Venice Cup Kejuaraan Tim Dunia ke-40 setelah mengalahkan tim kuat AS dengan skor 238-205 Imp, Minggu malam di Veldhoven, Belanda.
Kemenangan ini membuat Indonesia mencetak sejarah lolos untuk pertama kali ke babak semi final dan berpeluang mencetak sejarah baru menjuarai Venice Cup, demikian siaran pers PB GABSI, Selasa.
Tim Indonesia dalam semifinal tersebut diperkuat kapten tak bermain Bert Toar Polii dengan para pemain Lusje Bojoh/Joice Tueje , Kristina Wahyu Murniati/Suci Amita Dewi dan Fera Damayanti/Ririen Riantini.
Suatu hal yang sangat mengejutkan adalah tersingkirnya tiga juara dunia, AS 1 dan AS 2 serta China yang hanya menyisakan Inggris dan Prancis yang pernah menjadi juara dunia, di babak semi final. Kedua tim itu akan berhadapan dengan kuda hitam Indonesia dan tuan rumah Belanda, runner-up Venice Cup tahun 1989 di Perth Australia.
Indonesia sendiri di semi final akan menghadapi Inggris, juara Venice Cup tahun 1974, 1981 dan 1985. Tim Inggris hanya menyisakan Nicola Smith dan Sally Brock yang pernah bermain di tim juara pada beberapa tahun yang lalu.
Semi final yang lain berlangsung antara Prancis melawan Belanda. Prancis menggusur China dan Belanda menaklukan AS 1 di perempat final.
Berikut hasil pertandingan babak perempatfinal:
Indonesia menang dari AS 2 238-205 Imp
Inggeris menang dari Swedia 226-168 Imp
Belanda menang dari AS 1 200-172
Prancis menang dari China 205.7-97
Namun prestasi bagus tim putri Indonesia tidak diikuti tim senior yang gagal melangkah ke semi final.
Tim senior yang diperkuat Bambang Hartono/Munawar Sawiruddin, Yopie K/Donny Tuerah dan Henky Lasut/Eddy Manoppo, gagal ke semifinal setelah pada perempatfinal dikalahkan oleh tim AS 2 dengan skor 181 - 229.
Sementara itu, empat tim yang lolos ke semifinal adalah AS 1 yang akan berhadapan dengan AS 2, dan Polandia bertemu Prancis.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
