Logo Header Antaranews Lampung

Lampung Selatan Imunisasi Rabies

Jumat, 21 Oktober 2011 14:58 WIB
Image Print
Binatang Peliharaan kucing dan anjing peliharaan warga Lampung banyak diliarkan. Hewan ini rentan penyakit menular jika pemiliknya tidak rutin memberi vaksin imunisasi rabies terhadap hewan penular rabies itu. (Foto ANTARA/M.Tohamaksun).

Kalianda (ANTARA LAMPUNG) - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung telah menuntaskan imunisasi rabies terhadap hewan penular rabies (HPR) untuk mengantisipasi penularan terhadap warga di daerah itu.

"Kami telah melakukan imunisasi di seluruh kecamatan dengan target 2.500 dosis vaksin imunisasi dan 300 eliminasi selama satu bulan ini," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan, Agung Kusmartuti, di Kalianda, Jumat.

Ia menjelaskan, pihaknya masih menunggu laporan dari petugas yang ada di masing-masing kecamatan mengenai jumlah realisasi imunisasi dan eliminasi tersebut dalam beberapa pekan ini.

Program ini dilakukan secara rutin setiap tahun untuk mengantisipasi penularan penyakit yang disebabkan oleh bakteri mematikan dari hewan penularnya seperti anjing, kucing, kera, dan kelelawar.

"Hampir seluruh kecamatan di Lampung Selatan memiliki populasi HPR sangat tinggi, sehingga perlu diantisipasi jika sampai terjadi kasus penggigitan terutama anjing," katanya.

Agung menyebutkan, daerah paling rawan serangan yakni berada di Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Sidomulyo, Ketapang, Natar, Tanjungbintang dan Jatiagung karena sebagian besar merupakan daerah perkebunan.

Selain itu, warga setempat selalu melepas liar anjing piaraannya tanpa memperdulikan bahaya yang dibawanya saat terjadi kasus gigitan terhadap manusia. (ANTARA).



Pewarta :
Editor: M. Tohamaksun
COPYRIGHT © ANTARA 2026