
Pasokan Solar Di Lintas Sumatera Masih Tersendat

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Pasokan solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jalan lintas Sumatera di wilayah Bandarlampung masih tersendat dalam beberapa hari terakhir, namun pasokan premium tampak mulai lancar.
Berdasarkan pantauan di sejumlah SPBU Bandarlampung, Selasa, antrean panjang truk barang di SPBU Sukarame, terlihat masih terjadi hingga siang hari ini.
Antrean panjang truk barang di SPBU itu sudah terjadi sejak beberapa hari lalu, namun belum sampai meluber ke badan jalan.
Truk yang mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum itu umumnya tujuan Pulau Jawa dan Pelabuhan Ekspor-Impor Panjang Bandarlampung, meski ada sebagian truk yang berasal dari Jawa.
Antrean di stasiun premium umumnya didominasi sepeda motor, namun tidak sampai "mengular" seperti yang terjadi beberapa hari lalu. Sejumlah kendaraan pribadi berplat nomor luar Lampung juga tampak antre mengisi bahan bakar, yakni kendaraan dari Sumatera menuju Jawa atau sebaliknya.
Di SPBU lainnya di Jalinsum, seperti SPBU Kalibalok, tidak terlihat antrean panjang kendaraan. Sementara di pusat kota, seperti SPBU Antasari dan SPBU Pahoman tampak antrean kendaraan pribadi untuk mengisi premium, namun tidak sampai "mengular".
Sejumlah warga Lampung mengharapkan pemerintah mencegah tersendatnya pasokan BBM, karena hal itu akan meresahkan warga. Mereka bahkan memandang kenaikan harga BBM merupakan solusi yang lebih baik daripada membatasi pasokan BBM bersubsidi.
Pertamina Regional II Wilayah Sumatera Bagian Selatan menyebutkan persediaan BBM di Lampung masih aman, dengan kisaran konsumsi premium per hari sebesar 11,1 kiloliter dan solar sembilan kiloliter, dengan ketersediaan SPBU sebanyak 124 unit. (ANTARA/H009)
Pewarta :
Editor:
M. Tohamaksun
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
