Penumpang korban pesawat SAM Air jatuh berencana hadiri kegiatan di Palu
Minggu, 20 Oktober 2024 21:19 WIB
Sejumlah warga mendatangi rumah duka korban kecelakaan pesawat di Kota Gorontalo, Gorontalo, Minggu (20/10/2024). ANTARA/HO-Warga
Kabupaten Pohuwato (ANTARA) - Salah seorang korban kecelakaan pesawat SAM Air di sekitar Bandara Panua, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo dikabarkan berencana menghadiri kegiatan di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.
Korban atas nama Sri Meyke Male satu-satunya penumpang pesawat SAM Air yang meninggal dunia saat insiden jatuhnya pesawat itu pada Ahad.
Ibu korban, Sofian Hadati, di Pohuwato mengatakan korban berangkat dari Bandara Djalaluddin Gorontalo pada pukul 07.03 Wita, dengan diantar ke bandara oleh keluarga bersama anak-anak korban.
"Anak saya tujuan ke Kota Palu untuk menemui suaminya yang bekerja di sana, sekaligus menghadiri agenda penting," kata dia.
Ia mengatakan pihak keluarga mengetahui insiden kecelakaan pesawat yang ditumpangi anaknya itu dari pihak bandara, sehingga ia langsung mencari informasi lebih dalam terkait dengan kebenaran insiden tersebut.
Setelah memastikan kebenaran jatuhnya pesawat SAM Air, ia lalu menghubungi keluarga yang bekerja di Bandara Djalaluddin Gorontalo untuk lebih memastikan kebenaran kabar tersebut.
Setelah memastikan anaknya menjadi korban kecelakaan pesawat, ia segera menginformasikan kepada suami korban, bahwa istrinya telah mengalami kecelakaan pesawat.
"Setelah memastikan semuanya, saya bersama dua anak dari anak saya menuju ke Rumah Sakit Bumi Panua Pohuwato. Kami melihat nyawa anak saya tidak tertolong," ucap dia.
Jenazah korban Sri Meyke Male telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Gorontalo dan direncanakan diserahkan ke pihak keluarga pada Senin (21/10).
Saat ini, kediaman korban di Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, telah dipenuhi keluarga maupun kerabat korban, yang datang untuk menyampaikan duka cita dan bela sungkawa.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Penumpang korban pesawat jatuh berencana hadiri kegiatan di Palu
Korban atas nama Sri Meyke Male satu-satunya penumpang pesawat SAM Air yang meninggal dunia saat insiden jatuhnya pesawat itu pada Ahad.
Ibu korban, Sofian Hadati, di Pohuwato mengatakan korban berangkat dari Bandara Djalaluddin Gorontalo pada pukul 07.03 Wita, dengan diantar ke bandara oleh keluarga bersama anak-anak korban.
"Anak saya tujuan ke Kota Palu untuk menemui suaminya yang bekerja di sana, sekaligus menghadiri agenda penting," kata dia.
Ia mengatakan pihak keluarga mengetahui insiden kecelakaan pesawat yang ditumpangi anaknya itu dari pihak bandara, sehingga ia langsung mencari informasi lebih dalam terkait dengan kebenaran insiden tersebut.
Setelah memastikan kebenaran jatuhnya pesawat SAM Air, ia lalu menghubungi keluarga yang bekerja di Bandara Djalaluddin Gorontalo untuk lebih memastikan kebenaran kabar tersebut.
Setelah memastikan anaknya menjadi korban kecelakaan pesawat, ia segera menginformasikan kepada suami korban, bahwa istrinya telah mengalami kecelakaan pesawat.
"Setelah memastikan semuanya, saya bersama dua anak dari anak saya menuju ke Rumah Sakit Bumi Panua Pohuwato. Kami melihat nyawa anak saya tidak tertolong," ucap dia.
Jenazah korban Sri Meyke Male telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Gorontalo dan direncanakan diserahkan ke pihak keluarga pada Senin (21/10).
Saat ini, kediaman korban di Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, telah dipenuhi keluarga maupun kerabat korban, yang datang untuk menyampaikan duka cita dan bela sungkawa.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Penumpang korban pesawat jatuh berencana hadiri kegiatan di Palu
Pewarta : Adiwinata Solihin
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kasus penyiraman air keras, jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis telah diserahkan
26 March 2026 8:56 WIB
Pesawat tabrakan dengan mobil pemadam di Bandara LaGuardia, pilot-kopilot tewas
24 March 2026 7:37 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Menteri Imipas tegaskan komitmen berantas peredaran narkotika di lapas dan rutan
11 April 2026 5:36 WIB