Pendiri PMII KH Chalid Mawardi wafat, Muhaimin sampaikan duka cita
Sabtu, 27 Juli 2024 5:26 WIB
Ketua Majelis Pembina Nasional PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Abdul Muhaimin sekaligus Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar berbicara di Berastagi, Karo, Jumat (26/7/2024). ANTARA/HO-PKB
Jakarta (ANTARA) - Ketua Majelis Pembina Nasional PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan duka cita atas meninggalnya salah satu pendiri PMII, KH Chalid Mawardi.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya tentu sangat bersedih, berduka yang amat dalam,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.
Ketua Umum PKB itu mengatakan, Kiai Chalid adalah sosok teladan bagi para kader PMII karena tidak sungkan memberi motivasi kepada para kader meskipun sudah berusia senja.
“Teladan kita semua yang terus memberi motivasi, semangat, dan bahkan di dalam usia senja, beliau terus hadir dan memberikan motivasi kepada para aktivis PMII,” ucapnya.
Ia mengaku bersyukur pernah mendapatkan kesempatan berinteraksi, arahan, dan motivasi dari Kiai Chalid semasa hidup.
Selain itu, menurutnya, wafatnya Kiai Chalid membuat masyarakat kehilangan seorang tokoh besar, seorang pendiri PMII, aktivis Nahdlatul Ulama (NU) kiai dan ulama, serta pejuang keadilan dan kemakmuran rakyat. Ia pun memanjatkan doa terbaik kepada almarhum.
“Pak Chalid Mawardi, selamat jalan. Allah memanggilmu dalam pelukan surga-Nya. Insya Allah Pak Chalid Mawardi husnulkhatimah,” katanya.
Diketahui, KH Chalid Mawardi meninggal dunia pada Jumat dalam usia 87 tahun. Kiai Chalid merupakan salah seorang pendiri PMII pada tahun 1960, lalu menjadi Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor periode 1980-1985.
Kiai Chalid lahir di Solo, 11 September 1936, dalam lingkungan NU. lbunya, Mahmudah Mawardi, adalah Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU pertama sejak Muslimat NU menjadi badan otonom NU.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pendiri PMII KH Chalid Mawardi wafat, Cak Imin sampaikan duka cita
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya tentu sangat bersedih, berduka yang amat dalam,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.
Ketua Umum PKB itu mengatakan, Kiai Chalid adalah sosok teladan bagi para kader PMII karena tidak sungkan memberi motivasi kepada para kader meskipun sudah berusia senja.
“Teladan kita semua yang terus memberi motivasi, semangat, dan bahkan di dalam usia senja, beliau terus hadir dan memberikan motivasi kepada para aktivis PMII,” ucapnya.
Ia mengaku bersyukur pernah mendapatkan kesempatan berinteraksi, arahan, dan motivasi dari Kiai Chalid semasa hidup.
Selain itu, menurutnya, wafatnya Kiai Chalid membuat masyarakat kehilangan seorang tokoh besar, seorang pendiri PMII, aktivis Nahdlatul Ulama (NU) kiai dan ulama, serta pejuang keadilan dan kemakmuran rakyat. Ia pun memanjatkan doa terbaik kepada almarhum.
“Pak Chalid Mawardi, selamat jalan. Allah memanggilmu dalam pelukan surga-Nya. Insya Allah Pak Chalid Mawardi husnulkhatimah,” katanya.
Diketahui, KH Chalid Mawardi meninggal dunia pada Jumat dalam usia 87 tahun. Kiai Chalid merupakan salah seorang pendiri PMII pada tahun 1960, lalu menjadi Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor periode 1980-1985.
Kiai Chalid lahir di Solo, 11 September 1936, dalam lingkungan NU. lbunya, Mahmudah Mawardi, adalah Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU pertama sejak Muslimat NU menjadi badan otonom NU.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pendiri PMII KH Chalid Mawardi wafat, Cak Imin sampaikan duka cita
Pewarta : Nadia Putri Rahmani
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo tegaskan Pasal 33 UUD disusun berdasarkan azas kekeluargaan, bukan konglomerasi
24 July 2025 9:11 WIB
Menag sebut dana umat bisa mencapai Rp300 triliun untuk entaskan kemiskinan
13 March 2025 16:10 WIB, 2025
Pendanaan Rp20 triliun disiapkan pemerintah untuk UMKM-pekerja migran
04 January 2025 5:18 WIB, 2025
Terpopuler - Seputar Daerah
Lihat Juga
Dompet Dhuafa Sulsel dan Keikta salurkan paket buka puasa untuk penyintas kebakaran
18 March 2026 10:14 WIB
Anak-anak terdampak bencana banjir di Aceh ikuti Pesantren Kilat Dompet Dhuafa
18 March 2026 10:05 WIB
Dompet Dhuafa Jawa Tengah bersama Dishub Semarang berbagi paket buka puasa dan sembako
08 March 2026 11:26 WIB