Kalapas Kalianda tegaskan kepada napi dan petugas jaga kebersihan cegah DBD
Jumat, 3 Mei 2024 11:39 WIB
Seorang petugas melakukan pengasapan (fogging) di kawasan permukiman, Kelurahan Grogol, Jakarta, Kamis (2/5/2024). Pengasapan tersebut untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti dalam upaya mencegah wabah demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./nym (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas), Chandran Lestyono menegaskan kepada seluruh petugas dan warga binaan di Lapas Kalianda agar dapat menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah terjadinya penyakit DBD.
"Saya minta tidak hanya petugas tapi juga seluruh warga binaan agar menjaga kebersihan. Kurangi penampungan air yang tidak penting yang akan berpotensi hadirnya populasi nyamuk," katanya di Kalianda, Jumat.
Menurut dia, meski telah dilakukan penyemprotan fogging bersama Puskesmas Kalianda, namun jika tidak didasari kesadaran masing-masing maka hal tersebut kapan pun dapat menjadikan populasi nyamuk kembali tumbuh.
"Kemarin sudah kita lakukan fogging, tapi itu tidak cukup. Kita juga bersama pihak Puskesmas sudah berikan edukasi terkait kebersihan untuk memutus populasi nyamuk. Salah satunya menjaga kebersihan di setiap kamar, dan kantor-kantor," kata dia.
Kalapas menambahkan sejauh ini belum ada petugas maupun warga binaan yang terdampak penyakit DBD. Melalui penyemprotan fogging tersebut, lanjut dia, diharapkan ke depan tidak ada warga binaan maupun petugas yang terdampak penyakit DBD.
"Kita himbau juga khususnya kepada warga binaan agar segera melapor jika ada yang terdampak penyakit DBD. Saya juga meminta kepada petugas untuk jemput bola memeriksakan kesehatan warga binaan," katanya.
"Saya minta tidak hanya petugas tapi juga seluruh warga binaan agar menjaga kebersihan. Kurangi penampungan air yang tidak penting yang akan berpotensi hadirnya populasi nyamuk," katanya di Kalianda, Jumat.
Menurut dia, meski telah dilakukan penyemprotan fogging bersama Puskesmas Kalianda, namun jika tidak didasari kesadaran masing-masing maka hal tersebut kapan pun dapat menjadikan populasi nyamuk kembali tumbuh.
"Kemarin sudah kita lakukan fogging, tapi itu tidak cukup. Kita juga bersama pihak Puskesmas sudah berikan edukasi terkait kebersihan untuk memutus populasi nyamuk. Salah satunya menjaga kebersihan di setiap kamar, dan kantor-kantor," kata dia.
Kalapas menambahkan sejauh ini belum ada petugas maupun warga binaan yang terdampak penyakit DBD. Melalui penyemprotan fogging tersebut, lanjut dia, diharapkan ke depan tidak ada warga binaan maupun petugas yang terdampak penyakit DBD.
"Kita himbau juga khususnya kepada warga binaan agar segera melapor jika ada yang terdampak penyakit DBD. Saya juga meminta kepada petugas untuk jemput bola memeriksakan kesehatan warga binaan," katanya.
Pewarta : Damiri
Editor : Satyagraha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perpustakaan Masjid Agung Kalianda disiapkan jadi pusat literasi masyarakat
30 January 2026 18:40 WIB
Sekolah desa sebagai pusat peradaban, Dosen UM Kalianda lakukan pengabdian di Lampung Selatan
12 January 2026 14:50 WIB
Lapas Kelas II Kalianda perbaiki fasilitas umum sumber mata air bersih di Kalianda
24 November 2025 10:53 WIB
Lapas Kalianda-PLN Tarahan gelar pelatihan pembuatan paving block bagi warga binaan
29 October 2025 13:59 WIB
Terpopuler - Bandarlampung
Lihat Juga
Anggota DPR lakukan sosialisasi empat pilar di SMA Negeri 11 Bandarlampung
12 February 2026 18:17 WIB