Walubi Lampung minta umat Buddha tetap menjaga persaudaraan
Jumat, 9 Februari 2024 19:36 WIB
Ilustrasi- Situasi Imlek di salah satu wihara tua di Kota Bandarlampung Wihara Thay Hin Bio saat malam Imlek. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Bandarlampung (ANTARA) - Perwalian Umat Buddha Indonesia (Walubi) Perwakilan Lampung meminta seluruh umat Buddha di provinsi itu untuk menjaga persaudaraan pada perayaan Imlek 2575 Kongzili yang berdekatan dengan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu).
"Seruan untuk umat pada perayaan Imlek tahun ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu tetap menjaga persaudaraan antar-umat beragama dan teruslah berbuat baik kepada semua orang," ujar Ketua Walubi Perwakilan Lampung Andy Lie saat dihubungi di Bandarlampung, Jumat.
Pada Imlek 2024, menurutnya, ada situasi yang menarik karena berdekatan dengan pelaksanaan pemilu, sehingga diharapkan seluruh umat berpartisipasi menyalurkan hak pilih mereka dengan tetap mengedepankan perdamaian.
"Kali ini terkait dengan pemilu maka diharapkan kepada seluruh umat Buddha dapat menyalurkan aspirasinya dengan hati nurani yang tidak diintervensi oleh pihak manapun juga," katanya.
Dia mengimbau kepada semua Majelis Umat Buddha untuk tidak terlibat dalam kampanye.
"Kepada saudara-saudara Majelis Umat Buddha khususnya di Lampung, kami sudah sampaikan secara lisan sebelumnya, diimbau untuk tidak terlibat dalam kampanye baik di dalam wihara ataupun ikut dalam kampanye lapangan, khususnya untuk pimpinan majelis," ucapnya.
Menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk mendukung terciptanya pemilu yang damai.
"Malam ini pada malam Imlek ada beberapa wihara di Kota Bandarlampung yang akan kami pantau dalam pelaksanaan ritual menjelang malam pergantian tahun baru Imlek," tambahnya.
Ia mengatakan beberapa wihara yang akan dipantau secara langsung dalam pelaksanaan malam Imlek tersebut adalah Wihara Maitreya Giri yang ada di Teluk Betung, Wihara Tanjung Karang, dan Wihara Thay Hin Bio.
"Semoga Imlek tahun ini dapat terus membawa keberkahan, kesejahteraan bagi seluruh umat, dan pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan damai," ujar Andy Lie.
"Seruan untuk umat pada perayaan Imlek tahun ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu tetap menjaga persaudaraan antar-umat beragama dan teruslah berbuat baik kepada semua orang," ujar Ketua Walubi Perwakilan Lampung Andy Lie saat dihubungi di Bandarlampung, Jumat.
Pada Imlek 2024, menurutnya, ada situasi yang menarik karena berdekatan dengan pelaksanaan pemilu, sehingga diharapkan seluruh umat berpartisipasi menyalurkan hak pilih mereka dengan tetap mengedepankan perdamaian.
"Kali ini terkait dengan pemilu maka diharapkan kepada seluruh umat Buddha dapat menyalurkan aspirasinya dengan hati nurani yang tidak diintervensi oleh pihak manapun juga," katanya.
Dia mengimbau kepada semua Majelis Umat Buddha untuk tidak terlibat dalam kampanye.
"Kepada saudara-saudara Majelis Umat Buddha khususnya di Lampung, kami sudah sampaikan secara lisan sebelumnya, diimbau untuk tidak terlibat dalam kampanye baik di dalam wihara ataupun ikut dalam kampanye lapangan, khususnya untuk pimpinan majelis," ucapnya.
Menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk mendukung terciptanya pemilu yang damai.
"Malam ini pada malam Imlek ada beberapa wihara di Kota Bandarlampung yang akan kami pantau dalam pelaksanaan ritual menjelang malam pergantian tahun baru Imlek," tambahnya.
Ia mengatakan beberapa wihara yang akan dipantau secara langsung dalam pelaksanaan malam Imlek tersebut adalah Wihara Maitreya Giri yang ada di Teluk Betung, Wihara Tanjung Karang, dan Wihara Thay Hin Bio.
"Semoga Imlek tahun ini dapat terus membawa keberkahan, kesejahteraan bagi seluruh umat, dan pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan damai," ujar Andy Lie.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Walubi Lampung: Ibadah malam Imlek dilakukan terbatas dan terapkan prokes
31 January 2022 13:25 WIB, 2022
Pejuang Bravo-5, 18 Maret baksos bareng Walubi, 19 Maret dilantik Fachrul Razi
11 March 2020 17:51 WIB, 2020
Perayaan Imlek 2020 jadi momentum bangun persaudaraan dan kekeluargaan
25 January 2020 11:40 WIB, 2020