Eks napiter-tokoh agama Semarang deklarasikan pemilu damai
Rabu, 7 Februari 2024 20:28 WIB
Mantan napiter yang tergabung dalam Yayasan Persadani serta tokoh-tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Unat Beragama (FKUB) Kota Semarang mendeklarasikan Pemilu Damai di Semarang, Rabu. (ANTARA/I.C. Senjaya)
Semarang (ANTARA) - Para mantan narapidana kasus tindak pidana terorisme (napiter) dan tokoh agama di Kota Semarang, Jawa Tengah, menandatangani deklarasi untuk menyukseskan Pemilu 2024 secara damai.
Deklarasi yang digelar di Semarang, Rabu, diikuti sejumlah mantan napiter yang tergabung dalam Yayasan Persadani serta tokoh-tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Semarang.
Menurut Ketua Yayasan Persadani, Sri Pujimulyo, deklarasi ini merupakan bentuk kepedulian agar situasi selama gelaran pemilu ini tetap kondusif.
"Kami ingin pemilu berjalan damai, adil, dan transparan," katanya.
Menurut dia, situasi politik yang memanas jelang pemilu merupakan sesuatu yang wajar, namun tetap harus dijaga keseimbangannya sesuai dengan koridor perundang-undangan.
Puji menambahkan Persadani menaungi sekitar 46 napi eks teroris.
Ia memastikan seluruh napiter akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu tahun ini.
Sementara Sekretaris FKUB Kota Semarang Syarif Hidayaltullah menambahkan tokoh agama berperan penting dalam meredam situasi yang memanas saat tahapan pemilu.
"Tokoh agama dipercaya sangat berperan mengendalikan umat," katanya.
Deklarasi yang digelar di Semarang, Rabu, diikuti sejumlah mantan napiter yang tergabung dalam Yayasan Persadani serta tokoh-tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Semarang.
Menurut Ketua Yayasan Persadani, Sri Pujimulyo, deklarasi ini merupakan bentuk kepedulian agar situasi selama gelaran pemilu ini tetap kondusif.
"Kami ingin pemilu berjalan damai, adil, dan transparan," katanya.
Menurut dia, situasi politik yang memanas jelang pemilu merupakan sesuatu yang wajar, namun tetap harus dijaga keseimbangannya sesuai dengan koridor perundang-undangan.
Puji menambahkan Persadani menaungi sekitar 46 napi eks teroris.
Ia memastikan seluruh napiter akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu tahun ini.
Sementara Sekretaris FKUB Kota Semarang Syarif Hidayaltullah menambahkan tokoh agama berperan penting dalam meredam situasi yang memanas saat tahapan pemilu.
"Tokoh agama dipercaya sangat berperan mengendalikan umat," katanya.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu gelar forum literasi keterbukaan informasi publik pengawasan pemilu dan pemilihan
10 October 2025 9:17 WIB
Kalah empat kali dalam pemilu, Prabowo: Ini bukti demokrasi berjalan dengan baik
15 August 2025 14:44 WIB
Ingin jadi capres di Pemilu 2029 ? Analis: Lakukan investasi elektoral
03 January 2025 13:06 WIB, 2025
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Dompet Dhuafa, Indosat dan Tokopedia hadirkan sumur bor bagi penyintas banjir di Aceh
14 February 2026 9:55 WIB
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Pewarta foto ANTARA rilis buku "Orang -Orang Bermata biru dari Minangkabau"
01 February 2026 11:46 WIB