Bandarlampung (ANTARA) - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menyatakan progres pengerjaan Inpres Jalan Daerah di Provinsi Lampung sudah mencapai 76,61 persen.

"Pekerjaan paket Inpres Jalan Daerah di Provinsi Lampung secara keseluruhan sudah mencapai progres fisik sebesar 76,61 persen," kata Kepala BPJN Lampung Susan Novelia, di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan dari 17 ruas jalan yang masuk dalam paket pengerjaan ada sejumlah ruas yang progres pengerjaannya telah mendekati 100 persen.

"Untuk progres pengerjaan jalan yang paling tinggi itu ada di paket peningkatan struktur dan rehabilitasi jalan ruas Simpang Korpri-Purwotani yang merupakan akses menuju Kotabaru dengan progres 90,87 persen. Rigid pavement sudah selesai dikerjakan sejak 15 November, saat ini tinggal merapikan median jalan serta pemasangan bahu jalan," katanya.

Selanjutnya, untuk ruas jalan yang sudah mencapai 80 persen pengerjaan ada di ruas Simpang Randu-Seputih Surabaya paket satu dengan progres 80,60 persen, sedangkan paket dua sudah mencapai 81,71 persen.

Kemudian ruas Bogatama-Pasar Batang dengan capaian 81,74 persen, ruas Labuhan Maringgai-Marga Sari 87,58 persen, ruas Keramat Teluk-Sri Widodo mencapai 87,08 persen, ruas Pekon Bangun Negara-Cukuh Senuman dengan progres 82,25 persen.

"Sedangkan yang mencapai 70 persen ada di ruas Simpang Segitiga Emas-Muara Tenang dengan progres 72,28 persen, lalu ruas Muara Tenang-Margo Jadi sudah 71,53 persen, ruas Adijaya-Tulung Randu dan Simpang Daya Murni-Gunung Batin yang merupakan akses Tol Lambu Kibang dan akses Tol Gunung Batin juga sudah bagus dengan progres 79,38 persen," ujarnya.

Dia melanjutkan ruas jalan lain yang progres pengerjaan sudah mencapai 70 persen meliputi ruas Pardasuka Selatan-Tanjung Rusia Timur-Selapan yang mencapai 74,08 persen, ruas Pagar Dewa-Lumbok 76,01 persen, ruas Negeri Baru-Simpang Tiga 78,90 persen, ruas jalan Kota Gajah-Simpang Randu paket satu sebesar 71,10 persen, ruas Simpang Korpri-Purwotani paket dua 73,94 persen.

"Sedangkan paket-paket pengerjaan yang progres fisiknya masih di bawah 70 persen per 17 November, yaitu ruas Daya Sakti-Makarti capaiannya 65,31 persen, ruas Kota Gajah-Simpang Randu paket dua progres 49,90 persen," katanya pula.

Menurut dia, pengerjaan paket 17 Inpres Jalan Daerah tersebut menggunakan alokasi APBN dengan nilai Rp800 miliar.

"Total anggaran 17 paket ini Rp800 miliar yang terdiri dari 17 paket fisik, dan empat paket pengawasan, jadi ada konsultan supervisi yang melakukan pengawasan di 17 kegiatan fisik tersebut," ujar dia.

 

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2024