Bandarlampung (ANTARA) - Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Lusmeilia Afriani, membuka asesmen lapangan Akreditasi Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) di Dekanat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unila, beberapa waktu lalu.

Prof. Lusmeilia Afriani menyambut dua asesor, yakni Prof. Endry Boeriswati, dari Universitas Negeri Jakarta dan Dr. Teguh Setiawan, dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Ia menjelaskan, kegiatan akreditasi merupakan penilaian sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi, sebagaimana diatur dalam Pasal 55 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012. Penilaian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi.

Lusmeilia Afriani menekankan, Unila terus berbenah diri untuk meningkatkan akreditasi institusi, termasuk akreditasi program studi seperti Prodi PBSI. Universitas telah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat peningkatan ini dengan melakukan pembenahan pada masing-masing program studi.

Ia juga meyakini akreditasi harus didukung kemampuan program studi untuk berkontribusi pada tujuan universitas untuk internasionalisasi perguruan tinggi. Oleh karena itu, akses informasi harus mencerminkan kemajuan melalui publikasi ilmiah dan kemampuan dosen untuk tampil secara global.

“Kita juga mendorong dosen program studi ini untuk mengajar di Australia guna mendukung internasionalisasi bahasa Indonesia,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dekan FKIP Unila, dan jajaran wakil dekan di lingkungan FKIP Unila, ketua dan sekretaris LP3M, serta kepala UPT Perpustakaan.


Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2024