Tebo gandeng UGM tingkatkan potensi daerah
Minggu, 14 Mei 2023 21:59 WIB
Penandatanganan kerja sama antara Pemkab Tebo dan UGM (ANTARA/HO/IST)
Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, Provinsi Jambi menggandeng Universitas Gajah Mada (UGM) guna meningkatkan potensi yang ada di daerah setempat.
Pj Bupati Tebo Aspan di Jambi, Minggu , mengatakan bahwa Pemkab Tebo melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dan nota kesepahaman penyusunan Rancangan Awal RPJPD 2025- 2045 dengan Universitas Gajah Mada di Yogyakarta. Penandatanganan juga dilakukan dengan pihak Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM.
Aspan berharap adanya kerja sama ini dapat menumbuhkan dan memaksimalkan potensi potensi daerah yang ada di Kabupaten Tebo.
.
“Kami berharap potensi Kabupaten Tebo bisa lebih digali lagi baik dari sektor pendidikan maupun perkebunan," kata dia.
Beberapa hal lain yang disampaikan Aspan terkait masalah kesehatan, pendidikan dan perkebunan yang diharapkan pihak UGM mempunyai solusi sebagai jalan keluar permasalahan yang dihadapi Pemkab Tebo tersebut.
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM Ignatius Susatyo Wijoyo mengatakan beberapa feedback yang bisa diberikan oleh UGM bisa membantu masyarakat dalam berbagai aspek baik itu di bidang kesehatan, pendidikan dan perkebunan.
Kemudian disampaikan langsung oleh Wakil Rektor bahwa UGM memiliki 18 Fakultas dan 2 Sekolah untuk mencetak lulusan yang mau kembali dan mengabdi ke daerah termasuk di Kabupaten Tebo.
Kerja sama dengan perguruan tinggi bukan kali pertama dilakukan Pemkab Tebo. Pada perguruan tinggi yang ada di Jambi, Pemkab Tebo juga telah melakukan kerja sama dengan Universitas Jambi (Unja) dibidang kesehatan yakni pada program penurunan stunting pada tahun 2022 lalu.
Pj Bupati Tebo Aspan di Jambi, Minggu , mengatakan bahwa Pemkab Tebo melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dan nota kesepahaman penyusunan Rancangan Awal RPJPD 2025- 2045 dengan Universitas Gajah Mada di Yogyakarta. Penandatanganan juga dilakukan dengan pihak Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM.
Aspan berharap adanya kerja sama ini dapat menumbuhkan dan memaksimalkan potensi potensi daerah yang ada di Kabupaten Tebo.
.
“Kami berharap potensi Kabupaten Tebo bisa lebih digali lagi baik dari sektor pendidikan maupun perkebunan," kata dia.
Beberapa hal lain yang disampaikan Aspan terkait masalah kesehatan, pendidikan dan perkebunan yang diharapkan pihak UGM mempunyai solusi sebagai jalan keluar permasalahan yang dihadapi Pemkab Tebo tersebut.
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM Ignatius Susatyo Wijoyo mengatakan beberapa feedback yang bisa diberikan oleh UGM bisa membantu masyarakat dalam berbagai aspek baik itu di bidang kesehatan, pendidikan dan perkebunan.
Kemudian disampaikan langsung oleh Wakil Rektor bahwa UGM memiliki 18 Fakultas dan 2 Sekolah untuk mencetak lulusan yang mau kembali dan mengabdi ke daerah termasuk di Kabupaten Tebo.
Kerja sama dengan perguruan tinggi bukan kali pertama dilakukan Pemkab Tebo. Pada perguruan tinggi yang ada di Jambi, Pemkab Tebo juga telah melakukan kerja sama dengan Universitas Jambi (Unja) dibidang kesehatan yakni pada program penurunan stunting pada tahun 2022 lalu.
Pewarta : Tuyani
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Lampung Selatan tegaskan komitmen untuk jaga lingkungan bebas sampah
11 February 2026 18:10 WIB
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Terpopuler - Sumbagsel
Lihat Juga
Wali Kota Prabumulih Sumsel terancam sanksi teguran tertulis dari Kemendagri
18 September 2025 20:15 WIB
Pemerintah gerak cepat tangani kasus dua balita cacingan di Seluma Bengkulu
18 September 2025 5:34 WIB
Ratusan rekening penerima bansos di Rejang Lebong terindikasi untuk judol
10 September 2025 5:35 WIB