Pengelola wisata diminta jaga keselamatan turis
Senin, 19 Desember 2022 13:17 WIB
Ilustrasi- Objek wisata yang ada di Lampung pada masa libur akhir pekan. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meminta pengelola tempat wisata di daerahnya untuk menjaga keselamatan turis pada masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
"Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru ini memang akan kembali ramai lagi tempat-tempat wisata disini, karena Lampung banyak sekali destinasi wisata yang menarik wisatawan lokal atau luar daerah," ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung Qodratul Ikhwan, di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan untuk mengantisipasi adanya kecelakaan di objek wisata, maka pengelola tempat wisata diminta untuk tetap mengutamakan keselamatan wisatawan.
"Pihak pengelola juga harus mengantisipasi segala kemungkinan seperti menyediakan alat-alat keselamatan dan melakukan pengawasan agar keselamatan wisatawan terjaga," katanya.
Menurut dia, untuk menjamin keselamatan wisatawan yang hendak menghabiskan waktu liburannya di tempat wisata akan pula diturunkan tim dari BPBD.
"Nanti dari BPBD dan beberapa instansi terkait juga ikut serta melakukan pengawasan di objek wisata karena seperti yang kita tahu kondisi iklim sedang kurang baik juga. Sebab kadang akan ada ombak besar dan di daerah Pesisir Barat sering ada kasus tenggelam atau terseret ombak," ucap dia.
Dia menjelaskan selain kesiapan dari pengelola tempat wisata perlu pula peranan dari wisatawan dalam mentaati segala peraturan yang ada.
"Wisatawan terutama yang berada di pantai harus mengikuti petunjuk yang sudah diberikan kepada pengelola tempat wisata serta masyarakat sekitar. Bila berisiko lebih baik tidak usah berenang dan harus menjaga diri," ujar dia.
"Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru ini memang akan kembali ramai lagi tempat-tempat wisata disini, karena Lampung banyak sekali destinasi wisata yang menarik wisatawan lokal atau luar daerah," ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung Qodratul Ikhwan, di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan untuk mengantisipasi adanya kecelakaan di objek wisata, maka pengelola tempat wisata diminta untuk tetap mengutamakan keselamatan wisatawan.
"Pihak pengelola juga harus mengantisipasi segala kemungkinan seperti menyediakan alat-alat keselamatan dan melakukan pengawasan agar keselamatan wisatawan terjaga," katanya.
Menurut dia, untuk menjamin keselamatan wisatawan yang hendak menghabiskan waktu liburannya di tempat wisata akan pula diturunkan tim dari BPBD.
"Nanti dari BPBD dan beberapa instansi terkait juga ikut serta melakukan pengawasan di objek wisata karena seperti yang kita tahu kondisi iklim sedang kurang baik juga. Sebab kadang akan ada ombak besar dan di daerah Pesisir Barat sering ada kasus tenggelam atau terseret ombak," ucap dia.
Dia menjelaskan selain kesiapan dari pengelola tempat wisata perlu pula peranan dari wisatawan dalam mentaati segala peraturan yang ada.
"Wisatawan terutama yang berada di pantai harus mengikuti petunjuk yang sudah diberikan kepada pengelola tempat wisata serta masyarakat sekitar. Bila berisiko lebih baik tidak usah berenang dan harus menjaga diri," ujar dia.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022