Jakarta (ANTARA) - Lebih dari 500 WNI di Belanda akhirnya bisa kembali mengikuti upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI secara fisik setelah dua tahun pandemi.

Dalam upacara bendera untuk memperingati HUT ke-77 Indonesia yang diselenggarakan di halaman Sekolah Indonesia Den Haag (SIDH) di Wassenaar Belanda, Rabu (17/8), Duta Besar RI untuk Belanda Mayerfas bertindak sebagai inspektur upacara sementara Atase Udara KBRI Den Haag Kolonel (Pnb) Arie Sulanjana bertugas sebagai komandan upacara.

Setelah seluruh pembatasan COVID-19 dicabut oleh pemerintah Belanda pada awal  2022, kami merasa lega karena akhirnya bisa mengadakan berbagai kegiatan perayaan HUT RI bersama masyarakat Indonesia di Belanda,” kata Dubes Mayerfas dalam keterangan tertulis KBRI Den Haag.

Sebelumnya selama dua tahun berturut-turut, upacara peringatan HUT RI hanya diselenggarakan secara virtual mematuhi aturan pemerintah setempat untuk menekan penyebaran virus corona.



Rangkaian upacara HUT RI tahun ini berlangsung dengan khidmat, meskipun dilaksanakan di bawah guyuran hujan deras dan cuaca mendung.

Seluruh peserta tetap bersemangat mengikuti upacara dan turut menyanyikan "Indonesia Raya."

Pada upacara kali ini, pengibaran bendera dilakukan oleh pasukan pengibar bendera yang terdiri dari siswa-siswi Indonesia yang menempuh pendidikan di tingkat menengah dan tingkat atas di Den Haag.

(ANTARA/HO-KBRI Den Haag)


Masyarakat Indonesia menyambut dan mengikuti dengan antusias rangkaian upacara. Tahun ini peserta perempuan yang hadir telah diimbau untuk mengenakan kebaya sekaligus untuk mendukung misi “Kebaya Goes to UNESCO”.

Sementara peserta laki-laki memakai pakaian tradisional Indonesia atau batik.

“Saya sengaja datang dari Kota Best pagi-pagi sekali untuk ikut upacara karena selama COVID tidak bisa hadir secara langsung. Kita rindu suasana peringatan kemerdekaan seperti di Tanah Air,” kata Ine Waworuntu, salah satu WNI yang telah tinggal puluhan tahun di Belanda.

“Saya sampai merinding mendengarkan lantunan lagu 'Indonesia Raya'. Saya juga terharu dan menitikkan air mata menyaksikan anak-anak paskibra yang tak gentar di bawah hujan deras,” tutur Saartje Wongkar, warga Amstelven yang telah puluhan tahun menjadi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Den Haag.

Usai upacara, Dubes RI bersilaturahim dan berfoto bersama masyarakat yang hadir. Hadirin dihibur dengan penampilan dari siswa-siswi SIDH, grup angklung diaspora, dan paguyuban seni budaya Indonesia.

Dalam rangka menyemarakkan perayaan HUT ke-77 RI, KBRI Den Haag juga menyelenggarakan berbagai perlombaan untuk masyarakat, mulai dari lomba olahraga seperti bulutangkis, tenis meja, dan bowling, serta permainan tradisional seperti lomba bakiak, tarik tambang, makan kerupuk, dan berbagai perlombaan khas 17-an lainnya untuk anak-anak.
 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: WNI di Belanda ikuti upacara secara fisik setelah dua tahun pandemi


Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2024